Daerah

Janji Membangun Jembatan Di DAS Barito Sudah Direalisasikan, Ini Kata Sugianto Sabran

×

Janji Membangun Jembatan Di DAS Barito Sudah Direalisasikan, Ini Kata Sugianto Sabran

Sebarkan artikel ini
Janji Membangun Jembatan Di DAS Barito Sudah Direalisasikan, Ini Kata Sugianto Sabran
Foto tanda tangan sebagai tanda bukti resmi dibuka
Janji Membangun Jembatan Di DAS Barito Sudah Direalisasikan, Ini Kata Sugianto Sabran
Foto tanda tangan sebagai tanda bukti resmi dibuka

Barito Selatan, Sekilasmedia.com – Terwujud janji Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengakui jembatan Sei Ayuh dan Sei Bahalang Bangkuang yang telah selesai dibangun dan dipergunakan, merupakan janji nya kepada masyarakat di Daerah Aliran Sungai Barito, khususnya Kabupaten Barito Selatan, tahun silam dalam kampanyenya

“Selesainya dua jembatan itu juga bukti bahwa program saya bersama Habib Ismail Bin Yahya, selaku Gubernur dan Wakil Gubernur, merata di seluruh Kalteng,” kata Sugianto saat meresmikan jembatan Sei Ayuh dan Sei Bahalang Bangkuang di Desa Tabak Kanilan, Kabupaten Barsel, Jumat. 24/1/20

Jembatan Sei Ayuh terletak di Desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai yang menghubungkan sekaligus memperpendek jarak tempuh Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara. Sedangkan Jembatan Bahalang Bangkuang di Desa Telang Siong, Kecamatan Karau Kuala menghubungkan sekaligus mempersingkat jarak tempuh Kabupaten Barito Selatan dengan Barito Timur.

Dia mengatakan setelah menyelesaikan pembangunan jembatan Sei Ayuh, rencananya akan dilakukan pelebaran jalan di sepanjang Desa Tabak Kanilan sampai perbatasan Kabupaten Barito Selatan dengan Barito Utara.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas PUPR Kalteng, setidaknya jalan dari Desa Tabak Kanilan hingga perbatasan Barsel dengan Barut lebarnya sekitar 6 meter. Jadi masyarakat lebih nyaman melintas, baik dari Barsel ke Barut maupun sebaliknya,” kata Sugianto.

BACA JUGA :  Dhoho Night Carnival 2025, Sukses Curi Perhatian Publik dan Wisatawan Mancanegara

Dia pun memastikan akan terus memfokuskan pembangunan infrastruktur di seluruh Provinsi Kalteng sampai kondisinya benar-benar mantap. Dengan begitu, beban biaya yang dikeluarkan transportasi pengangkut bahan makanan ataupun lainnya bisa berkurang.

“Kalau biaya transportasi pengangkutan itu bisa dikurangi, maka harga-harga bahan pokok bisa berkurang, pengeluaran masyarakat pun pastinya juga berkurang. Produksi pertanian maupun usaha-usaha masyarakat dengan mudah didistribusikan ke seluruh Kalteng, bahkan provinsi lain di Indonesia,” ungkap Sugianto.(Hadiboy)

Janji Membangun Jembatan Di DAS Barito Sudah Direalisasikan, Ini Kata Sugianto Sabran.

Barito Selatan Sekilasmedia.com – Terwujud janji Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengakui jembatan Sei Ayuh dan Sei Bahalang Bangkuang yang telah selesai dibangun dan dipergunakan, merupakan janji nya kepada masyarakat di Daerah Aliran Sungai Barito, khususnya Kabupaten Barito Selatan, tahun silam dalam kampanyenya

“Selesainya dua jembatan itu juga bukti bahwa program saya bersama Habib Ismail Bin Yahya, selaku Gubernur dan Wakil Gubernur, merata di seluruh Kalteng,” kata Sugianto saat meresmikan jembatan Sei Ayuh dan Sei Bahalang Bangkuang di Desa Tabak Kanilan, Kabupaten Barsel, Jumat. 24/1/20

BACA JUGA :  Gubernur Kalteng Lakukan Silahturahmi Dengan Kepala OPD dan Tokoh Masyarakat Barsel

Jembatan Sei Ayuh terletak di Desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai yang menghubungkan sekaligus memperpendek jarak tempuh Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara. Sedangkan Jembatan Bahalang Bangkuang di Desa Telang Siong, Kecamatan Karau Kuala menghubungkan sekaligus mempersingkat jarak tempuh Kabupaten Barito Selatan dengan Barito Timur.

Dia mengatakan setelah menyelesaikan pembangunan jembatan Sei Ayuh, rencananya akan dilakukan pelebaran jalan di sepanjang Desa Tabak Kanilan sampai perbatasan Kabupaten Barito Selatan dengan Barito Utara.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas PUPR Kalteng, setidaknya jalan dari Desa Tabak Kanilan hingga perbatasan Barsel dengan Barut lebarnya sekitar 6 meter. Jadi masyarakat lebih nyaman melintas, baik dari Barsel ke Barut maupun sebaliknya,” kata Sugianto.

Dia pun memastikan akan terus memfokuskan pembangunan infrastruktur di seluruh Provinsi Kalteng sampai kondisinya benar-benar mantap. Dengan begitu, beban biaya yang dikeluarkan transportasi pengangkut bahan makanan ataupun lainnya bisa berkurang.

“Kalau biaya transportasi pengangkutan itu bisa dikurangi, maka harga-harga bahan pokok bisa berkurang, pengeluaran masyarakat pun pastinya juga berkurang. Produksi pertanian maupun usaha-usaha masyarakat dengan mudah didistribusikan ke seluruh Kalteng, bahkan provinsi lain di Indonesia,” ungkap Sugianto.

Hadiboy