Daerah

Ruqiyah Dengan Metode Al-Qur’an, Solusi Jitu Atasi Berbagai Permasalahan

×

Ruqiyah Dengan Metode Al-Qur’an, Solusi Jitu Atasi Berbagai Permasalahan

Sebarkan artikel ini
Ruqiyah Dengan Metode Al-Qur’an, Solusi Jitu Atasi Berbagai Permasalahan
Foto
Ruqiyah Dengan Metode Al-Qur’an, Solusi Jitu Atasi Berbagai Permasalahan
Foto pelatihan praktisi ruqiyah aswaja

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Ruqyah menjadi salah satu cara jitu yang dapat dilakukan seseorang baik secara mandiri ataupun massal. Jumat (10/1) pagi, digelar pelatihan praktisi ruqyah aswaja menggunakan metode Al- Qur’an oleh Tim Bayuangga PCNU Kota Probolinggo bekerja sama dengan Yayasan Jam’ iyyah Ruqyah Aswaja (JRA, red) di Rumah Dinas Wali Kota.

Dewan Pembina Jam’ iyyah Ruqyah Aswaja Pusat, Gus Allama A’ laudin Shiddiqi hadir dihadapan kurang lebih 200 orang peserta yang berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, maupun luar pulau seperti Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Kasubag TU Pinta Satker Selesaikan Laporan Keuangan

Ruqyah JRA ini, bukan Ruqyah kesurupan, melainkan sinergitas antara Ruqyah, Bekam dan Herbal (Thibbun Nabawi). Menurut Ketua Pelaksana Pelatihan, Ustadz Muhammad Qasiin, kegiatan ini merupakan pelatihan ruqyah permohonan, permintaan kepada Allah SWT melalui proses dan kriteria yang ada.

“Terdapat do’a dan bacaan-bacaan murni dari Al- Qur’ an, karena Al- Qur’ an adalah obat dari segala penyakit,” jelasnya. Masih menurut pria berkacamata itu, hanya melalui metode Al- Qur’ an-lah semuanya menjawab permasalahan dan solusinya.

BACA JUGA :  Pemkot Hibahkan Miniatur Ka’bah Ke Kemenag

Di sisi lain, Wakil Ketua PCNU Kota Probolinggo, Ali Mochtar juga mengajak kita semua untuk mensyiarkan ruqyah, tidak ada kriteria khusus tertentu jika ingin mengikutinya. “Kami tidak mempunyai ruqyah centre disini, silahkan kepada masyarakat untuk ikut menjadi peserta dan syukur-syukur kantor kesekretariatan JRA dapat bergabung dengan PCNU Kota Probolinggo,” harapnya.

JRA merupakan lembaga dakwah yang dapat memberikan bantuan do’a kepada masyarakat yang mengalami permasalahan hidup, agar tidak terjerumus pada syirik yang dilarang ajaran agama Islam, tutupnya.(hm/rul)