
Probolinggo, Sekilas Media.com –
Guna memberi harapan dan angin segara bagi perkembangan musim tanam tembakau tahun ini mencapai kualitas yang maksimal, maka Pemerintah kabupaten Probolinggo berupaya memberi semangat para petani untuk lebih memperhatikan pola tanam yang salah satunya memberikan stimulan terkait perkembangan pertanian diwilayah tersebut.
Secara berkesinambungan Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memberi perhatian terhadap petani tembakau yang selama ini digeluti warga utamanya disejumlah kecamatan kabupaten Probolinggo sisi timur (Kraksaan, Paiton, Besuk, Krejengan, Kota Anyar dan Pakuniran). Begitu juga dengan wilayah barat yang meliputi kecamatan Wonomerto dan bantaran.
Kenyataan ini dibuktikan dengan secara berkala Pemkab Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan berupa pisau rajang, sesek, mesin rajang dan terpal kepada para petani tembakau. Penanganan panen dan pasca panen tembakau dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini merupakan program peningkatan kualitas bahan baku.
Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Perkebunan Nurul Komaril Asri mengatakan pemberian bantuan ini bertujuan salah satunya kalau pasca panen untuk meningkatkan mutu dan kualitas bahan baku tembakau. Spesifikasi mesin rajang karena sudah mengarah ke era mekanisasi untuk meningkatkan efisiensi tenaga manusia.
Selain itu, mengantisipasi tenaga kerja yang sudah mulai mahal dan mengerjakan pekerjaan khusus yang sulit dikerjakan manusia. Karena tidak semua orang bisa merajang dengan standart tertentu yang dibutuhkan oleh pabrikan serta mengurangi biaya produksi.
Pemberian bantuan bagi petani tembakau diharapkan agar bisa dimanfaatkan dengan baik. Khususnya mesin rajang mampu menghasilkan kualitas tembakau yang sesuai kebutuhan pabrikan. Kemudian terpal dan sesek agar NTRM (Non Tobacco Related Material) berkurang. Pihak pabrikan biasanya menghindari material-material di luar tembakau.
Terkait adanya tidak tercovernya hasil panen tembakau petani dikabupaten Probolinggo oleh gudang milik Perusahaan Gudang Garam beberapa waktu lalu dengan alasan overload, diharapkan pada Musim Tanam (MT) tahun ini pihak Pemkab melalui OPD terkait dapat mengakomodir agar hasil panen tembakai ini dapat tersalurkan sesuai harapan para petani. (Rul)





