Daerah

Tertibkan PKL Arlan Satgas Covid 19 Pamekasan Dapat Apresiasi

×

Tertibkan PKL Arlan Satgas Covid 19 Pamekasan Dapat Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Pamekasan, Sekilasmedia.com – Satgas Covid 19 Kabupaten Pamekasan menertibkan PKL yang berada di Area Monumen Arek Lancor untuk mencegah penyebaran Virus Corona di Kabupaten Pamekasan.

Ketua Satgas Covid 19 Bpk. Ir. Totok Hartono MA. juga melakukan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya pola hidup sehat dan Social Distancing.

“Saat ini social distancing sangat penting untuk memutus siklus virus Corona, Penyemprotan desinfektan, cuci tangan yang benar dan penggunaan hand sanitizer” Jelasnya, Sabtu( 28/03/2020).

Masih Pak Totok (Sapaan akrabnya) memaparkan beberapa hal terkait langkah-langkah Satgas Covid 19 Kab. Pamekasan
“Masyarakat Pamekasan sudah harus mengerti dan paham bahwa Preventif (Pencegahan) Lebih baik daripada Kuratif (Mengobati), kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipatif pencegahan penyebaran COVID-19. Dan kebijakan ini untuk kepentingan kita bersama, semoga masyarakat Pamekasan selalu dalam lindungan Allah SWT. dan semoga wabah ini segera berlalu.” Harapnya saat mengakhiri wawancara dengan wartawan SekilasMedia.Com.

BACA JUGA :  Wali Kota Palembang Ratu Dewa Meminta PT Bank Perkreditan Rakyat Kota Palembang Untuk Transparan Dan Profesional

Sementara itu salah seorang PKL Arek Lancor Ummu Salamah atau biasa dipanggil mbak Anni Cham (40) menuturkan sangat mengapresiasi tindakan preventif pemerintah terhadap semua PKL Arek Lancor dalam rangka mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Satpol PP Menciduk Dan Membina 8 Pemuda Asal Luar Kota Yang Di Duga Memeras Pelanggan Alfamart.

“Kami sangat mengapresiasi tindakan pemerintah untuk membasmi penyebaran Virus corona yang semakin menggila sehingga kabupaten Pamekasan dapat bebas dari virus Covid 19″ ujarnya.

Di akhir wawancara ibu dari enam anak ini berharap tindakan preventif pemerintah ini di ikuti dengan kompensasi sehingga masyarakat kecil seperti dia bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Saya berharap pemerintah dapat memberikan kompensasi untuk kebutuhan sehari-hari” pungkasnya.

(Bejo)