Daerah

Bupati Rijanto Dorong ASN Belanjakan Gajinya Untuk Produk UMKM

×

Bupati Rijanto Dorong ASN Belanjakan Gajinya Untuk Produk UMKM

Sebarkan artikel ini

 

Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM kembali mengadakan video conference bersama Pimpinan OPD dan Camat di Ruang Command Center, Kamis (02/04/2020).

Blitar, Sekilasmedia.com –Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM kembali mengadakan video conference bersama Pimpinan OPD dan Camat di Ruang Command Center, Kamis (02/04/2020).

Vidcon kali ini membahas penggalakan #ayobeladanbeliprodukblitar dengan mendorong semua ASN Pemkab Blitar membelanjakan gajinya untuk produk-produk UMKM Kabupaten Blitar. Hal itu tidak terkecuali bagi Bupati Blitar.

“Gaji saya sampai keadaan normal untuk digunakan membeli produk UMKM. Kita galakkan ayo bela dan beli produk Blitar, mengedepankan membeli produk UMKM untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Rijanto.

BACA JUGA :  Gubernur Kalteng Melihat Langsung Lokasi Proyek Pembangunan Jembatan Tumbang Samba

Menghadapi Covid-19, Bupati Rijanto menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk memakai masker setiap kali keluar rumah. Masalah kelangkaan dan mahalnya masker bedah atau masker sekali pakai, pihaknya menyarankan untuk menggunakan masker berbahan kain.

Meskipun fungsinya kurang sempurna, tetapi masker berbahan dasar kain dapat dijadikan alternatif untuk mencegah penularan virus setidaknya menghalau percikan air liur.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Rijanto juga memberikan arahan kepada seluruh Camat agar nantinya disampaikan ke Desa di wilayah masing-masing untuk mempelajari Surat Edaran (SE) Kemendes PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa dan SE Bupati.

BACA JUGA :  Ning Ita Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Kota Mojokerto masa bhakti 2021-2026

“Didalamnya termasuk petunjuk konkret penanganan virus corona yakni membentuk gugus tugas dan pergeseran anggaran dana desa,” ungkapnya.

Bupati berpesan, untuk menghadapi lawan yang tidak terlihat ini masyarakat harus disiplin mengikuti petunjuk yakni tidak sering keluar rumah, mengambil jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan massa, dan jangan panic buying atau berbelanja secara berlebihan.  (ddg)