Daerah

Data Positif Covid-19 Lumajang Bertambah

×

Data Positif Covid-19 Lumajang Bertambah

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Jumlah kasus positif (Covid-19) di Lumajang terus bertambah. Sebelumnya, sudah ada 13 pasien positif Covid-19, saat ini bertambah 4 pasien. Total positif pasien Covid-19 sampai tanggal 26 April 2020 berjumlah 17 orang.

Bupati Lumajang H.Thoriqul Haq menyampaikan, ada empat tambahan pasien terkonfirmasi Covid-19, diantaranya dengan inisial GF (11) asal Kecamatan Sukodono, BH (54) asal Kecamatan Randuagung sudah meninggal dalam status PDP, dan NS (24) asal Kecamatan Klakah, MR (31) asal Kecamatan Klakah.

“Saya sampaikan data yang hari ini mengalami perubahan khususnya berkenaan dengan tambahan terkonfirmasi positif terkait dengan beberapa orang pada malam hari ini sudah ada data yang keluar yang kita sampaikan kepada Masyarakat z semuanya,” terangnya ketika menggelar konferensi pers, Minggu (26/4/2020)

Dijelaskan Bupati GF dari Kecamatan Sukodono, tanggal 13 April 2020 GF pernah menjalani rawat inap di RSUD dr. Haryoto dengan status ODP.

“GF merupakan anak dari salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari cluster peserta pelatihan pendampingan Haji di Asrama Haji Sukolilo,” ujar Cak Thoriq.

BACA JUGA :  Buka Puasa Bersama Anak Yatim Panti Asuhan, Walikota Serahkan Bantuan Operasional Panti

Pada tanggal 13 April 2020 dilakukan rapid test dan hasil dari rapid test atas nama GR hasilnya adalah positif.

“Pada tanggal 26 April 2020 hasil Sweep dinyatakan positif kondisi saat ini dalam proses isolasi di rawat inap RSUD dr Hariyoto Lumajang,” imbuh Thoriqul Haq.

Selanjutnya BH, ( 54 ) warga Kecamatan Randuagung, tanggal 16 April 2020 telah menjalani rawat inap di RSUD dr. Haryoto dengan status PDP, dengan keluhan batuk sesak dan banyak penyakit penyerta yang lain termasuk salah satunya adalah diabet yang merupakan dari RSU atau Rumah Sakit Muhammadiyah.

“Pada 15 April 2020 beberapa langkah yang telah dilakukan oleh tim medis adalah pada tanggal 15 April 2020 dilakukan rapid test terhadap atas nama BH dan hasil dari pada rapid test nya adalah negatif,” kata Bupati.

Kemudian pada tanggal 16 April 2020 pasien BH meninggal dunia. Jadi meninggalnya BH adalah dalam status PDP.

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2024

“Sebelum meninggal BH atas nama bila telah dilakukan sebab dan hari ini hasil Swapnya dinyatakan positif,” jelas Cak Thoriq.

Bupati menambahkan, berikutnya NS, perempuan (24) warga Kecamatan Klakah. NS merupakan orang yang berinteraksi atau kontak erat dengan orang yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19.

Pada tanggal 3 April 2020, NS menjalani Rapid Test hasilnya positif. Selanjutnya NS dilakukan Swab Test pada tanggal 16 April 2020 dan hasilnya positif.

“Saat ini, NS dalam kondisi sehat tanpa keluhan dan isolasi mandiri yang terpadu di tempat yang jauh dari pemukiman,”

Kemudian MR, laki-laki (31) dari Kecamatan Klakah, sama dengan NS, MR juga telah melakukan kontak atau interaksi erat dengan orang yang telah dinyatakan positif.

“MR dalam keadaan sehat tanpa keluhan dan menjalani isolasi mandiri terpadu atau karantina yang terpadu yang jauh dari pemukiman,” imbuh Bupati.

Sementara untuk hasil pantauan sebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang, ODP sebanyak 322 orang, PDP sebanyak 43 orang dan untuk yang terkonfirmasi positif Corona menjadi 17 orang.(Maria)