Daerah

Plt Wali Kota Santoso: Kami Siaga Antisipasi Pemudik

×

Plt Wali Kota Santoso: Kami Siaga Antisipasi Pemudik

Sebarkan artikel ini

 

Plt Walikota Blitar saat mengecek kamar di kompleks rumah susun (rusun) 511 di Jalan Sumba Blitar.

Blitar, Sekilasmedia.com –Pemerintah Kota (pemkot) Blitar menjadi salah satu daerah yang sudah siaga mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari jalur pemudik. Itu diwujudkan dengan menyediakan rumah singgah di kompleks rumah susun (rusun) 511 di Jalan Sumba Blitar.

Senin, (13/04) Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi unsure muspida melaunching tempat singgah yang berada di depan Kelurahan Karangtengah itu. Dengan launching itu, mulai hari ini (Selasa,14/04) rumah singgah sudah bisa difungsikan untuk menampung sementara pemudik yang tiba di Kota Blitar. “Harapannya kalaupun ada yang tetap mudik ke Kota Blitar harus patuh dengan prosedur yang telah ditentukan. Ini dalam rangka mengantisipasi jangan sampai Kota Blitar ada penyebaran Covid-19,” kata Santoso.

Dikatakan Santoso, di rumah singgah itu sudah disiapkan sarana dan prasarananya. Teknisnya, begitu pemudik tiba di Stasiun Blitar dan Terminal Blitar bakal diangkut dengan bus. Di lokasi sudah disediakan dua bus. Pemudik yang hendak pulang ke wilayah Kecamatan Sananwetan bakal dijemput dan dibawa ke rumah singgah. Di lokasi itu sudah ada petugas yang bakal melakukan tugas dan kewajibannya. “Petugasnya sudah ready setiap waktu. Siap untuk melayani begitu ada pemudik, terutama pekerja migrant Indonesia atau PMI,” kata Santoso.

BACA JUGA :  Khofifah Gelar Open House Selama 3 Hari

Berdasar catatan Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kot Blitar, Maret lalu sudah banyak PMI yang tiba di Kota Blitar. Pemkot pun memutuskan koordinasi dengan camat, lurah dan RT/RW untuk memantau para PMI.

Begitu ada gejala mengarah Covid-19 diminta kesadarannya untuk koordinasi dengan lurah ataupun petugas kesehatan. “Untuk menangani Covid-19, sangat membutuhkan kejujuran. Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi dan menentukan langkah selanjutnya,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Gresik Tinjau Jembatan Kacangan Yang Anjlok

Begitu PMI atau pemudik berada di rumah singgah bakal menjalani singgah selama 14 hari. Selama itu pula dicek kondisi dan kebutuhannya. Di rumah singgah terdapat 65 kamar. Lantai 1 terdapat 21 kamar dan lantai 2 terdapat 22 kamar.

Di lokasi disediakan tempat tidur, kamar mandi, hingga dapur. “Selain rumah singgah ini, pemkot juga menyediakan lokasi lain yakni di SMPN 3 Blitar di Jalan Ciliwung bagi PMI asal Kecamatan Kepanjenkidul dan Gedung Kesenian di Jalan Kenari untuk pemudik asal Kecamatan Sukorejo,” pungkas suami dari Ny Fetty Wulandari Santoso ini.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan masker secara simbolis untuk Lansia (1.500 lembar) Polres Blitar Kota (480 lembar), Dinas Sosial (5 ribu lembar), Koramil (300 lembar). (Hms/adv)