Peristiwa

Berdalih Cegah Covid-19, Penutupan Jalan Kampung Di Mbedog-Mlaten Nyaris Bentrok

×

Berdalih Cegah Covid-19, Penutupan Jalan Kampung Di Mbedog-Mlaten Nyaris Bentrok

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Akibat takutnya penyebaran wabah Covid-19 (Corona) semakin meluas, membuat masyarakat semakin berupaya dalam segala hal untuk pencegahan , selain melakukan wajib pakai masker, Cuci tangan, dan physical Distancing (Jaga jarak) masyarakat juga melakukan upaya pencegahan dengan cara menutup jalan masuk kampung dengan memasang portal jalan.

Seperti yang terjadi di Dusun Mbedog Desa Mlaten Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, jalan masuk menuju dusun tersebut ditutup dengan portal oleh sebagian warga setempat.

Tepatnya pukul 01.30 Jum’at ( 15/5/2020) portal tersebut dibongkar oleh warga yang tidak setuju dan diketahui oleh Kepala Dusun (Kasun) Mbedog Suparli, sempat terjadi Bentrok adu mulut antara warga dengan Kasun. Kejadian ini sempat Viral di dunia maya yang di unggah oleh pemilik akun Facebook milik Samsul Huda.

BACA JUGA :  Perahu Nelayan Terbalik Usai Di Hantam Ombak Besar Di perairan Grajagan

Dalam Vidio yang berdurasi 1 menit tersebut terdengar cek cok antara Kasun dengan sebagian warganya, dalam suara Vidio itu terdengar suara Kasun yang marah terhadap warga yang diduga menutup jalan kampung tersebut.

Ketika dihubungi Sekilasmedia.com Kasun Mbedog Suparli membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Kasun penutupan portal jalan kampung itu tanpa melalui ijin dirinya (Kepala Dusun-Red), dan merupakan inisiatif sebagian warga saja.

Sehingga saya, Lanjut Kasun telah dikomplain oleh banyak warga yang tidak setuju dan juga warga dusun lain yang akan melewati jalan tersebut, apalagi portal itu tanpa ada yang menjaga, dan jalan tersebut adalah jalan utama.

BACA JUGA :  Setelah Menghabisi Istri dan Anak Kandungnya, Seorang Guru di Malang Tewas Bunuh Diri

Selagi tak ada masalah, portal tersebut saya biarkan, karena sudah menjadi persoalan dan banyak warga yang tidak setuju, terpaksa kami harus bertindak dan yang membongkar adalah warga yang tak setuju dengan adanya penutupan portal tersebut,” jelas Kasun.

Sementara warga Dusun Mbedog Muslimin menyampaikan soal penutupan jalan tersebut adalah untuk mengantisipasi warga lain yang patut dicurigai, saat pandemi Corono ini minimal kita melakukan pencegahan dengan penutupan jalan. Soal penutupan jalan sebelumnya juga sudah ijin ke Pak RT setempat,” beber Muslimin.

Tapi sayang, lanjut Muslimin, upaya kami dengan membuat portal malah dibongkar oleh beberapa warga dengan mengatakan di perintah Pak Polo (Kepala Dusun) , dan sempat ricuh karena pembongkaran dilakukan pada tengah malam, ” pungkasnya. (wo/gih)