Daerah

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Bertambah 31 Orang

×

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Bertambah 31 Orang

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) per tanggal 21 mei 2020 di Kabupaten Probolinggo bertambah 31 orang. Dengan demikian jumlah totalnya mencapai 75 orang dengan keterangan 59 orang masih dirawat dan 2 orang sembuh.

“Tambahan 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini berasal dari Kecamatan Banyuanyar sebanyak 2 orang, Kecamatan Tiris sebanyak 1 orang, Kecamatan Krucil sebanyak 1 orang, Kecamatan Gading sebanyak 1 orang, Kecamatan Pakuniran sebanyak 1 orang, Kecamatan Paiton sebanyak 2 orang, Kecamatan Besuk sebanyak 2 orang, Kecamatan Kraksaan sebanyak 8 orang, Kecamatan Krejengan sebanyak 5 orang, Kecamatan Pajarakan sebanyak 1 orang, Kecamatan Dringu sebanyak 6 orang dan Kecamatan Wonomerto sebanyak 1 orang,” kata Juru Bicara dr. Anang Budi Yoelijanto.

BACA JUGA :  Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi ujung tombak TNI AD untuk memutus penyebaran Covid-19 di tanah air.bahkan Satgas Penanggulangan Covid-19 terus dilakukan. Tak hanya itu, pendekatan di tengah masyarakat juga makin digencarkan guna menumbuhkan semangat bersama untuk melawan Covid-19. Menindaklanjuti instruksi dari Panglima TNI, jajaran Koramil 0827/03 Manding turut mengerahkan Babinsa untuk terjun di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa bersama petugas Puskesmas setempat untuk melacak kontak erat atau tracing dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Komandan Koramil (Danramil) 0827/03 Manding Kapten Inf A.Muher mengatakan tracing menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Virus Corona. “Oleh sebab Babinsa dilibatkan dalam kegiatan tracing. Babinsa bisa membantu tim dalam mengevukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen,” terang Danramil, Selasa (10/08/2021). Danramil tak memungkiri memang tidak semua masyarakat mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tak jarang warga merasa sehat dan tetap tak mengalami gejala sedikitpun walau pernah berada dekat dengan penderita Covid-19. “Padahal ini yang berbahaya, warga merasa sehat atau tidak apa-apa namun s

Menurutnya, dari 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini, 11 orang diantaranya adalah tenaga medis dan pegawai rumah sakit dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan Puskemas Wonomerto.

“Alhamdulillah ke-31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini dalam kondisi sehat wal afiat. Artinya masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala). Saat ini ke-31 orang ini sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis,” jelasnya.

BACA JUGA :  Polisi Bantu Pemudik Mogok di Lamongan, Ipda Purnomo Beri Tumpangan hingga Santunan

Anang menegaskan tambahan 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini terbagi ke dalam beberapa klaster. Yakni, 10 orang dari Klaster Temboro dan Kontak Erat Temboro dan 11 orang dari Klaster Pelangi yang sebagian besar adalah pemudik dari hasil karantina desa.

“Sementara 10 orang tenaga medis dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan ada dugaan sebagian ada hubungannya dengan Klaster Sukolilo. Tetapi mereka masuk dalam generasi keempat dan kelima. Sebagian lagi masih belum jelas apakah betul dia tertularnya di rumah sakit atau pada saat berada di luar rumah sakit,” pungkasnya. (Septyan)