Daerah

Melonjak Tajam, Pasien COVID-19 di Kota Probolinggo Bertambah 31 Orang

×

Melonjak Tajam, Pasien COVID-19 di Kota Probolinggo Bertambah 31 Orang

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Pemkot Probolinggo kembali merilis update perkembangan COVID 19 terbaru, melalui video conference (vidcon), Senin (06/07) petang.

Rilis tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri dengan didampingi Sekda drg Ninik Ira Wibawati serta Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID 19 dr Abraar HS Kudaah dengan partisipan sejumlah jurnalis.

Wawali menyampaikan sebanyak 31 orang terkonfirmasi Positif Covid 19 merupakan akumulasi dari hasil pemeriksaan swab yang dilakukan sejak 24 Juni lalu dan baru keluar hasilnya hari ini Senin, (06/07).

“31 pasien tersebut terdiri dari 8 orang tenaga kesehatan RSUD dr Mohamad Saleh; 3 orang tenaga kesehatan Puskesmas Ketapang; 8 Orang Tanpa Gejala (OTG) dari klaster KTI; 11 OTG dari pasien konfirm lainnya dan 1 orang pasien pelaku perjalanan,” Ujar Wawali Subri

BACA JUGA :  Mantapkan Gelaran Event Nasional Rakernas Fornas Dan Kejurnas

Pasien tersebar dari berbagai kelurahan seperti Kelurahan Jrebeng Wetan, Sukoharjo, Kedungasem, Mangunharjo, Kebonsari Kulon, Triwung Lor, Mangunharjo, Ketapang, Mayangan, Sukabumi, Jrebeng Lor, Jati, Pilang.

Wawali Subri terus menghimbau masyarakat untuk tidak lengah dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, saat ini perkembangan COVID 19 masih terus meningkat seiring hasil tracing pada pasien terkonfirmasi positif.

“Tentu ini menjadi pelajaran bagi semua, bahwa pergerakan COVID semakin cepat.  Artinya kewaspadaan yang dimiliki harus ditingkatkan dengan istilah new normal. Kami imbau masyarakat lebih disiplin protap COVID 19. Wajib memakai masker, tidak bepergian jika tidak dibutuhkan, physical dan social distancing tetap dilaksanakan,” jelas Wawali Subri.

Wawali Subri menambahkan, Pemerintah mewacanakan merilis new normal, namun apabila kondisi riil di lapangan tidak memungkinkan, sesuai arahannya Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, maka Pemkot Probolinggo akan mengambil tindakan lebih aman untuk menyelamatkan warganya.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Resmikan Gedung Pelayanan Publik, Menuju Zona Integritas

“Kami sedang menyiapkan regulasi, masyarakat harus tetap aware. Jangan lengah,” tegas wawali.

Dengan demikian, secara umum jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 394 orang, dalam pemantauan 27 orang dan selesai pemantauan 367 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 48 orang, PDP baru 2 orang, selesai pengawasan 34 orang, meninggal 5 orang dan masih dalam pengawasan 9 orang.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif di Kota Probolinggo totalnya 103 orang. Konfirmasi baru 31 orang, dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh 55 orang, dirawat di Surabaya 3 orang, sembuh 46 orang dan meninggal 3 orang. (Septyan)