Bantu Warga Terdampak Covid-19, Jurusan Pendidikan Olahraga FIO UNESA Bagikan 50 Paket Sembako

×

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Jurusan Pendidikan Olahraga FIO UNESA Bagikan 50 Paket Sembako

Sebarkan artikel ini

 

Salah satu warga penerima bansos sembako dari Koordinator Pendidikan Olahraga FIO UNESA didampingi Kades Banyuurip

Gresik, Sekilasmedia.com–  Pandemi Covid-19 semakin merebak baik di daerah maupun di Indonesia bahkan seluruh dunia. Baik di kota maupun di desa-desa banyak korban nyawa karena virus tersebut.

Saat ini dampak pademi Covid-19 sangat terasa di semua sektor kehidupan, lebih-lebih di bidang ekonomi. Warga masyarakat terdampak semua. Tidak peduli miskin maupun kaya, baik pengusaha dan pedagang kecil merasakan derita tiada tara, pengangguran pun bertambah jumlahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak ekonomi akibat Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) jurusan pendidikan olahraga (FIO UNESA) melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan melakukan bakti sosial.

Bansos berupa pemberian bantuan sembako kepada warga masyarakat di desa Banyuurip kecamatan Kedamean – Gresik, bertempat dipendopo balai desa Banyuurip, Selasa (08/09/2020) sekitar pukul 10.00 wib.

Kegiatan pembagian sembako ini, juga dihadiri koordinator pendidikan olahraga FIO UNESA Mochamad Ridwan didampingi Nur Ahmad Arief, Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis dan perangkatnya, Bhabinkamtibmas Polsek Kedamean BRIPKA Kusairi Purwo (wewakili Kapolsek Kedamean AKP Suparmin S.H.) dan BRIPKA Rusdianto.

BACA JUGA :  Airlangga Hartarto Ketum Golkar Beri Restu Azis Syamsuddin Maju Calon Ketum Kosgoro 1957

Di lokasi pelaksanaan kegiatan pembagian sembako  dari FIO UNESA, warga penerima manfaat  mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah sesuai Inpres No.6 Tahun 2020. Dengan selalu mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir  atau hand sanitizer dan jaga jarak.

Dalam sambutannya koordinator Pendidikan olahraga FIO UNESA Mochamad Ridwan mengatakan PKM merupakan kegiatan rutin tahunan dan lebih banyak dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan.

Namun, karena masa pandemi Covid-19, maka dialihkan memberikan paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan upaya terlibat aktif dalam penanggulangan dampak Covid-19  di desa Banyuurip kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik.

” Dengan harapan bantuan ini bisa meringankan kehidupan masyarakat serta membantu kesulitan masyarakat yang saat ini sedang dalam menghadapi musibah yaitu mewabahnya Covid-19,”ucap Mochamad Ridwan kepada awak media.

Memang biasanya yang kita laksanakan adalah memberikan pelatihan, cuman karena memang adanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Sehingga disarankan dari rektorat adalah dengan membagikan sembako untuk membantu ekonomi warga terdampak,imbuhnya.

BACA JUGA :  Pemdes Babatan Salurkan 110 BLT DD

“Untuk jumlah paket sembako yang kita salurkan sebanyak 50 paket. Di mana paket sembako tersebut berupa bahan pokok untuk sehari-hari,” ungkap Koordinator FIO UNESA.

Koordinator FIO UNESA Mochamad Ridwan didampingi Nur Ahmad Arief, dilanjutkan oleh Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis dan Bhabinkamtibmas Polsek Kedamean BRIPKA Kusairi Purwooleh menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako tersebut kepada warga yang terdampak.

Setelah penyerahan bansos paket sembako tersebut, Kepala Desa  Banyuurip menyampaikan rasa  terima kasih atas bantuan pihak FIO UNESA kepada warga masyarakat desa Banyuurip  yang sedikit banyak membantu kesulitan warga  terdampak pandemi Covid-19.

“Kami selaku Kepala Desa Banyuurip beserta perangkat desa bersama warga desa Banyuurip, sangat berterima kasih kepada Universitas Surabaya (UNESA). Semoga bermanfaat untuk warga kami, pada masa pandemi Covid-19. Hal ini sangat berpengaruh dari segi ekonomi. Dan dari kegiatan ini warga sedikit terbantu, khususnya bahan kebutuhan pokok,” tutur Kepala Desa Banyuurip  Khoirul Muis.

Setelah menerima bantuan sembako, salah satu warga masyarakat desa Banyuurip Ibu Kumiati (40) mengucapkan terima kasih kepada pihak FIO UNESA dan pemerintah desa Banyuurip.

“Terima kasih banyak bantuannya, pak. Karena dalam masa sulit ini masih banyak orang baik yang mau membantu” ucapnya. (rud)