
Batu, Sekilasmedia.com – Wakil Wali Kota Batu Ir H Punjul Santoso menghadiri kegiatan Regenerasi Duta Damai Dunia Maya Regional Jawa timur melalui asistensi bidang penulisan, Desain Komunikasi dan Visual (DKV) dan IT dalam rangka Pencegahan Paham Radikal Terorisme yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di The Singhasari Resort, Kota Batu, Kamis (10/09).
Hadir dalam kegiatan ini Deputi bidang Pencegahan,Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Kasubdit Kontra Propaganda BNPT Kolonel Pas Drs Sujatmiko, Kasie Media Literasi BNPT Eri Suprayitno, Anggota Komisi E DPRD provinsi Jawa timur, Perwakilan Kesbangpol provinsi Jawa timur, Kepala Kesbangpol Batu Suliyanah, serta diikuti oleh kaum milenial pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang terdiri dari 40 orang generasi muda dan penggiat dunia maya Jawa Timur.
Kasubdit Kontra Propaganda BNPT Kolonel Pas Drs Sujatmiko dalam laporannya mengatakan, telah membentuk duta damai dunia maya di 13 provinsi yang sudah mempresentasikan wilayah barat, tengah dan timur Republik Indonesia.
“Guna memperkuat duta damai dunia maya yang terbentuk perlu dilaksanakan regenerasi sebagai suntikan semangat bagi duta damai agar dapat terus berkarya serta berperan aktif dalam upaya pencegahan paham radikalisme terorisme dikalangan generasi muda,” terang Sujatmiko.
Menurut Sujatmiko bahwa kegiatan kaderisasi ini dilaksanakan selama 4 hari yaitu dimulai hari senin sampai hari kamis tepatnya tanggal 7sampai dengan tanggal 10 September 2020 bertempat di Kota Batu.
Sementara Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso dalam membacakan sambutanya mengatakan, sangat mendukung terselengaranya kegiatan yang mengedepankan peran generasi muda dalam upaya pencegahan paham radikal terorisme melalui dunia maya.
“Tadi kami sudah mendengar pemaparan 3 program anti radikalisme oleh peserta yang sudah 4 hari berada di Kota Batu. Generasi ke-2 yang telah dibina oleh BNPT ini, menjalankan misi Duta Damai dalam Dunia Maya. Anak-anak ini, akan menjadi duta bangsa ke depan” jelas Punjul Santoso.
Lebih lanjut dikatakan Wakil Walikota Batu mengatakan, karena dunia maya salah satu sarana terorisme untuk merekrut anggota baru terutama anak muda yang masih mencari jati diri yang nantinya digunakan untuk menyebarkan propagandanya.
” Saya berharap supaya generasi muda duta damai dunia maya ini diharapkan selalu memberikan narasi perdamaian kepada masyarakat sehingga bangsa Indonesia tetap bersatu” pungkas Punjul Santoso. (BAS)





