Daerah

Dinas Pariwisata Kota Batu Berharap ASMIFA Mampu Tingkatkan Promosi Wisata Kota Batu

×

Dinas Pariwisata Kota Batu Berharap ASMIFA Mampu Tingkatkan Promosi Wisata Kota Batu

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Suasana Acara gathering anggota ASMIFA di Royal Pusat Oleh-oleh Kota Batu.

Batu, sekilasmedia.com – Kunjungan wisatawan di Kota Batu memang sudah mengalami peningkatan yang signifikan dari adanya dampak pandemi Covid-19. Meski demikian, target pada masa transisi new normal sampai akhir tahun yakni sebanyak 3 juta wisatawan belum tercapai. Namun sampai saat ini jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu masih berkisar 2,5 juta orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq usai membuka acara gathering ASMIPA (Astana Mitra Pariwisata) di Royal Ole-Ole Kota Wisata Batu. Dalam gelaran acara tersebut, arief berharap ASMIPA bisa membantu Kota Wisata Batu kedepannya, baik dalam hal promosi maupun mengkampanyekan bahwa wisata di Kota Batu sangat aman untuk dikunjungi.

BACA JUGA :  Festival Seni Islami Kabupaten Malang 2025: Meriah, Inspiratif, dan Sarat Makna

“Mereka bisa mengali potensi-potensi di daerah, terutama untuk di Kota Batu. Di Kota Batu wahana- wahananya sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan. Selain itu juga ada Satgas covid ditempat pariwisata. Oleh karenanya saya berharap mereka juga bisa ikut mempromosikan hal itu,” beber Arief, Rabu (18/11) malam.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyampaikan pesan bahwa tempat-tempat pariwisata yang ada di Kota Batu aman untuk dikunjungi. Oleh karenanya, pihaknya akan mengandeng semua pelaku pariwisata, baik untuk tour and travel, maupun yang ada di ASMIPA.

“Tentu kedepannya harapan kami ada kerjasama-kerjasama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan ASMIPA untuk mengoptimalkan pariwisata yang ada di Kota Batu,” terangnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Ibu 2025, CKI Gelar Talkshow “Perempuan Berdaya dan Berkarya” di Kabupaten Malang

Arief kembali menegaskan, wisatawan tidak perlu takut ke Kota Batu, walaupun ditengah pandemi Covid-19. Karena protokol kesehatan selalu diterapkan dimana-mana dan pelaku wisata selalu disiplin seperti ada pengecekan suhu, penyediaan tempat cuci tangan dan lainnya.

Sementara Ahong, dari pihak Royal Ole-Ole yang memberikan fasilitas atas gelaran kegiatan ASMIPA tersebut, mengatakan bahwa kegiatan yang digelar sebagai bentuk penyegaran bagi pelaku wisata agar bisa bangkit menghidupkan dunia pariwisata di Kota Batu.

“Kami dari Royal Ole Ole sifatnya memberikan support dengan memfasilitasi kegiatan itu. Hal ini tentunya tidak terlepas dari ketertarikan mereka terhadap pariwisata yang ada di Kota Batu. Apalagi wisata di Kota Batu ada perubahan system yaitu dengan penerapan protokol kesehatan,” jelas Ahong. (BAS)