
Gresik, Sekilasmedia.com – Sehubungan dengan proses pembahasan APBD tahun 2021 yang sudah masuk fase finalisasi untuk disahkan bersama DPRD Gresik, Fraksi partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyoroti beberapa poin penting, kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Gresik Musa pada Jumat (27/11/2020) melalui aplikasi whatsapp kepada Sekilasmedia.com.
Poin-poin tersebut diantaranya terkait rencana penyertaan modal pemerintah kabupaten Gresik kepada PDAM Giri Tirta dan Gresik Migas, Legislator asal Bawean ini menerangkan,” Fraksi Partai Nasdem mendesak Pemkab untuk mempertimbangkan kembali rencana penyertaan modal PDAM sebesar Rp. 52 M dan PT. Gresik Migas lebih kurang Rp. 25 M.”
Alasan yang menjadi sorotan legislatif selama ini, mengingat kinerja bisnis Gresik Migas yang tidak menguntungkan serta kinerja & pelayanan PDAM yang sangat buruk. Disamping itu PDAM nyata-nyata tidak konsisten atas rencana bisnis yang telah disepakati bersama pemkab dan DPRD, pungkasnya.
Berkaca dari kinerja bisnis dua BUMD Gresik yang sangat buruk selama ini , kembali Musa mewakili faksinya menyatakan anggaran yang semula dialokasikan rencana penyertaan modal tersebut agar dialihkan untuk program percepatan dan stimulus pemulihan ekonomi rakyat berupa bantuan untuk petani melalui skema subsidi pupuk yang saat ini terjadi kelangkaan agar tidak terjadi lagi di tahun 2021.
Kemudian, Fraksi Partai Nasdem juga meminta kepada pimpinan dewan dan eksekutif mengenai perlunya perhatian khusus untuk pengembangan UMKM dan nelayan melalui bantuan permodalan secara meluas dengan cakupan yang lebih banyak di tingkat desa sebagai bentuk keseriusan program pemulihan ekonomi sebagai dampak covid -19,tutur Musa. (rud)






