Daerah

Bawaslu Gresik Raih Penghargaan Terbaik Pertama Penggunaan Siwaslu Pilkada Serentak 2020

×

Bawaslu Gresik Raih Penghargaan Terbaik Pertama Penggunaan Siwaslu Pilkada Serentak 2020

Sebarkan artikel ini

 

Bawaslu Gresik saat menerima penghargaan terbaik pertama dari Bawaslu RI.

Gresik, Sekilasmedia.com – Bawaslu Republik Indonesia melalui Divisi Pengawasan memberikan penghargaan kepada Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Bawaslu Kabupaten Gresik sebagai pengguna Siwaslu (Sistem Pengawasan Pemilu) terbaik pertama dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.

Penghargaan diserahkan Mochammad Afifuddin S.Thi, M.Si, Kordinator Divisi Pengawasan, di sela kegiatan evaluasi pelaksaan Pilkada Serentak 2020 Nasional di Malang, Senin (21/12/2020).

BACA JUGA :  50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

Muhammad Syafi’ Jamhari, Koordinator Divisi PHL Bawaslu Gresik mengatakan, salah satu kriteria penilaian Bawaslu RI adalah kecepatan dan akurasi dalam laporan Siwaslu.

“Alhamdulillah, kerja keras pengawas akhirnya berbuah manis. Laporan Pengawas TPS pada 9 Desember pukul 20.00 WIB masuk 2.017 dari 2.267 TPS . Pada 10 Desember data sudah 100 persen. Artinya, Bawaslu Gresik sudah bisa melihat hasil perolehan Pilkada Gresik 2020 secara menyeluruh,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Gresik Imron Rosyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas mulai Pengawas TPS, Pengawas Kelurahan – Desa, sampai pengawas kecamatan atas kerja kerasnya dalam mengawasi pelaksaan Pilkada Gresik 2020.

BACA JUGA :  WISATAWAN ASAL JEPANG KUNJUNGI TEAM COBRA POLRES LUMAJANG

“Semoga penghargaan ini bisa membayar kerja keras mereka. Tanpa PTPS, pengawas desa dan kecamatan, Bawaslu Gresik tidak akan bisa mendapat penghargaan ini,” kata Imron, Selasa (22/12/2020).

Seperti diketahui, dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara dalam Pilkada Serentak 2020, Bawaslu menggunakan alat bantu teknologi Sistem informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu).

Selain itu, Siwaslu juga sebagai pedoman fokus pengawasan sekaligus alat bantu pelaporan dan rekapitulasi hasil pengawasan Pilkada Serentak 2020. (rud)