Bambang Smit Sempat Akan Dicalonkan Jadi Ketua Pro Jokowi Projo Jatim 2020-2025, Tapi Mendadak Wafat

×

Bambang Smit Sempat Akan Dicalonkan Jadi Ketua Pro Jokowi Projo Jatim 2020-2025, Tapi Mendadak Wafat

Sebarkan artikel ini

 

Foto: La Nyalla Mattalitti, Bambang Smit, Gardi Gazarin, Siswahyu Kurniawan Projo, dan Subagyo Projo

SURABAYA, Sekilasmedia.com – Ketika itu sebelum Hari-H coblosan Pilkada Surabaya (sebelum 9 Desember 2020) Calon Walikota Surabaya dan Calon Wakil Walikota (Cawawali) Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji, diantara tim sukses utamanya adalah Bambang Smit salah satu tokoh terbesar Jawa Timur untuk Aliansi Ormas Dan LSM (AOM) Jatim dengan dibantu berbagai pihak termasuk salah satu putranya Dimas Yopy Perwiranusa.

Bambang Smit, yang juga sahabat La Nyalla Mattalitti (yang menjabat Ketua Dewan Perwakilan Daerah/DPD RI, red.), dan kawan-kawanbya All Out mendukung Cawali Eri Cahyadi dan Cawawali Armuji, sesuatu yang sama dilakukan DPP Pro Joko Widodo (Projo) pusat dibawah pimpinan Budi Arie Setiadi (yang kini menjabat Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi/Wamendes PDTT).

Bambang Smit kepada sejumlah sahabatnya, termasuk Siswahyu Kurniawan penulis buku Puisi Desa, tak segan-segan dalam sejumlah kesempatan menyampaikan bahwa Eri Cahyadi dan Armuji harus jadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2021-2026, Bambang Smit optimis.

Bahkan kepada Siswahyu Kurniawan yang juga humas salah satu Projo di daerah, kemudian Bambang Smit ketika itu melibatkannya sebagai Media Officer (MO/humas) untuk klub sepakbola Liga 3 yang ditangani yaitu Bajul Ijo FC Surabaya dengan markas di salah satu hotel di kawasan Medaeng Surabaya dan mess di kawasan sekitar Hotel Cemara Surabaya. Bajul Ijo FC Surabaya maupun tim yang akan dilahirkan oleh Bambang Smit (yang kemudian ada ialah Surabaya City, red.) diantaranya akan lebih tersuport jika Eri Cahyadi dan Armuji menjadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2021-2026.

BACA JUGA :  Musdes Khusus Pendataan Calon Penerima BLT Dana Desa Mulai Digelar di Probolinggo

Dari intensitas mendukung Cawali dan Cawawali Eri Cahyadi – Armuji tersebut, seiring juga dukungan Projo untuk Eri Cahyadi-Armuji, menjadikan banyak temannya menyebut Bambang Smit juga layak untuk dicalonkan menjadi Ketua Projo Jatim periode 2020-2025. Meskipun memang ada sejumlah nama yang disebut oleh beberapa pihak termasuk Bambang Smit, Gardi Gazarin, Azis dan lain-lain namun ketika itu Bambang Smit yang lebih banyak didukung.

Meskipun diantara nama-nama itu, Bambang Smit ataupun Gardi Gazarin maupun Azis, tidak ada yang terlalu ambisius menjadi Ketua Projo Jatim, yang hingga sekarang belum. Gardi Gazarin adalah manta Ketua Umum perkumpulan para wartawan di markas Mabes Polri yang juga Ketua Umum Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK), sedangkan Azis adalah salah satu komisaris pada anak perusahaan BUMN yang ada di Jatim.

Namun sejumlah kalangan Projo di Jatim, termasuk Subagyo (Subag) Ketua Projo Mojokerto, menyebut memang penting kendali Projo Jatim apalagi perlu lebih aktif untuk mengawal kesuksesan Presiden Joko Widodo hingga tahun 2024 serta kemungkinan estafet transisi kepresidenan.

BACA JUGA :  Lantunan Sholawat Nabi Sambut Kedatangan Kades Usai Raih Penghargaan Internasional di Bali

“Jangan lupa, sebelum ada partai politik yang mengusung Jokowi dalam Pilpres tahun 2014, maka sebelum itu yang gencar menyuarakan agar Jokowi menjadi Calon Presiden adalah relawan. Tiga relawan utama yaitu Projo, Seknas dan Bara JP,” ungkap Subagyo yang juga Ketua Paguyuban Ojek Dan Driver di Jatim, seraya menyebut Projo tetap setia mendukung Jokowi hingga terpilih dua periode menjadi Presiden RI.

Namun keinginan sejumlah daerah untuk mencalonkan Bambang Smit sebagai Ketua Projo Jatim 2020-2025 itu terkikis. Bambang Smit wafat hari Senin 14 Desember 2020, setelah mendapat gambaran yang pasti bahwa Eri Cahyadi dan Armuji terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2021-2026.

Meskipun banyak hal yang akan diperjuangkannya yang belum terwujud, termasuk akan mengupayakan rekan-rekan wartawan dan LSM minimal di Surabaya agar diperhatikan untuk memiliki rumah meskipun sederhana. Juga keinginan agar Pemkot Surabaya ke depan lebih peduli kepada pesepakbola muda tidak hanya dari Surabaya.

Karena menurut Bambang Smit, Kota Surabaya adalah metropolis milik Jawa Timur, yang juga harus memperhatikan daerah sekitarnya apalagi dalam hal sepakbola adalah fakta bahwa Surabaya adalah magnet utama pesepakbola muda dari seluruh daerah di Jatim. Namun Bambang Smit yang kelahiran Surabaya 7 Januari 1966 itu wafat pada 14 Desember 2020. (Siswahyu).