
Batu, Sekilasmedia.com – Kejaksaan Negeri Kota Batu meluncurkan program Jaksa Sayang Anak, guna menampung aspirasi dari masyarakat ketika keterlibatan Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang dialami, baik dilingkungan keluarga maupun di lingkungan pendidikan. Jaksa Sayang Anak ini sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dan mendekatkan jaksa kepada masyarakat.
Kegiatan yang di gelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kamis (21/1). Dalam kesempatan ini Kepala Kejari Kota Batu, Supriyanto menjelaskan perlunya program ini berkaca dari banyak anak jadi ABH. Harapannya program nantinya tidak hanya pendampingan, tapi bisa memberikan solusi problematika dan penyelesaiannya.
“Untuk menurunkan dan menekan hal tersebut kita harus dekat dengan anak supaya bisa tahu permasalahannya dan bisa berikan saran serta masukan demi menjauhkan mereka dari permasalahan hukum. Itu pentingnya program ini,” terang Supriyanto.
Kajari berharap dari program tersebut, jaksa bisa membuka diri untuk selalu berkonsultasi dan komunikasi baik secara langsung atau memberikan pemaparan melalui forum anak untuk menambah wawasan mereka agar nanti bisa disebarluaskan dan menghindarkan mereka dari permasalahan hukum kemudian hari.
“Lounching sekarang bukan hanya formalitas, secara kontinue kita terus perhatikan kondisi anak-anak. Apalagi negara sudah menyiapkan instrumen atau regulasi UU perlindungan anak hingga sistem peradilan anak,” urainya.
Kajari menilai penyebab utama anak terlibat hukum banyak hal seperti faktor keluarga, korban perceraian, faktor lingkungan dan lainnya yang mempengaruhi bentuk karakter anak.
“Terpenting menghindari menahan anak, kecuali perkara yang luar biasa,” tuas Kajari Kota Batu.
Sementara di tempat yang sama menurut Walikota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi terobosan yang dilakukanKejari Batu. Dari banyak kasus melibatkan anak sebagian besar mampu diselesaikan oleh lembaga-lembaga yang konsen pada pendampingan dan pemenuhan hak anak, meski ada beberapa kasus yang tak bisa ditolelir hingga masuk ranah hukum.
“Kita menyambut baik kolaborasi ini. Kita ketahui anak-anak merupakan masa depan kita, calon pemimpin dan pengganti kita dimasa depan. Semua ini demi hal positif untuk mereka,” pungkas Walikota Batu. (BAS)






