Daerah

Lewat Musrenbangdes Seluruh Desa se Kota Batu Diharapkan Pahami Program SIPD

×

Lewat Musrenbangdes Seluruh Desa se Kota Batu Diharapkan Pahami Program SIPD

Sebarkan artikel ini
Foto : Bappelitbangda Kota Batu saat mensosialisasikan munsrenbangdes kedalam SIPD di Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Batu, Sekilasmedia.com – Bappelitbangda (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah) Kota Batu mensosialisasikan Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) kedalam SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) seluruh desa se Kota Batu.

Sosialisasi ini akan dilakukan secara bergiliran di tiap kecamatan yang ada di Kota Batu. Kali ini, Kecamatan Junrejo yang mendapatkan jadwal untuk sosialisasi pemahaman mengenai SIPD, Rabu (27/01).

Kepala Bagian Pemerintah, Sosial dan Budaya, Rizaldi mengatakan penggunaannya akan dilakukan dari usulan musrenbangdes dari desa melalui sistem.

BACA JUGA :  Aplikasi NikiLA Perluas Jaringan Pemasaran UMKM

“Ini istilahnya barang baru, dan terpusat, jadi hari ini kita masih sosialisasikan dan sama-sama belajar,” jelasnya.

Rizaldi menekankan semua desa di Kota Batu harus memahami betul sistem SIPD agar semua usulan desa bisa terakomodir dengan baik.

“Untuk itu, karena ini pertama kalinya, yang kita undang hari ini bagian operator yang nantinya akan menginput usulan dari musrenbangdes kedalam sistem SIPD,” terangya.

Sementara Camat Kecamatan Junrejo, Dian Saraswati juga menambahkan adanya SIPD ini akan memudahkan dalam proses usulan desa ketingkat lebih atas lagi. Sepeti perihal verifikasi usulan.

BACA JUGA :  Hari ini, Kampung Pecinan Disulap Sebagai Kawasan Destinasi Wisata Kuliner Bernuansa Kota Tua

“Jadi ini lebih praktis, dari desa akan naik ke kecamatan. Lalu tiap kecamatan akan memilah usulan yang akan diverifikasi dan disampaikan ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, jadi kecamatan ini akan menjadi penyambung Antara desa ke OPD,” kata Dian.

Harapannya, proyek-proyek yg sudah disepakati untuk Musrenbangdes yg sekiranya tidak bisa di danai oleh Dana Desa akan berjenjang kenaikannya ke OPD terkait.

“Misal masalah kesehatan, contohnya usulannya mengenai penanganan kesehatan stunting. Lalu secara sistematis akan masuk ke Dinas Kesehatan,” tuasnya. (BAS)