Pemuda Pancasila Kota Batu Kukuhkan Badan Otonom Penguatan Mandiri

×

Pemuda Pancasila Kota Batu Kukuhkan Badan Otonom Penguatan Mandiri

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Batu, Endro Wahyu Widjoyono.

Batu, Sekilasmedia.com – Memenuhi tantangan jaman diera digital saat ini, dan banyaknya persoalan- persoalan yang muncul ditengah masyarakat yang mengancam keutuhan NKRI, Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila memberikan intruksi untuk penguatan dan pengembangan organisasi.

Menyikapi hal itu, MPC (Majelis Pimpinan Cabang) Pemuda Pancasila Kota Batu telah mengukuhkan beberapa badan otonom untuk penguatan, sekaligus untuk memberdayakan anggota agar lebih mandiri dan lebih maju.

Kali ini, Komando Inti (KOTI) Mahatidana Kota Batu turut dijadikan sebagai Badan otonom. Secara struktural Pimpinan KOTI Mahatidana Kota Batu dipegang Endro Wahyu Widjoyono, yang sekaligus sebagai ketua Pemuda Pancasila MPC Kota Batu.
Sementara, Komandan KOTI Kota Batu dijabat oleh Agus Supriadi dengan wakilnya Dwi Supriyanto. Sedangkan Komandan Detasemen Markas Wilayah dijabat oleh M Ismail Hasan dengan wakilnya Moch Rouf Ma’arif.

Dalam acara pengukuhan ini, Ketua MPC Kota Batu memberikan apresiasi kepada semua anggota beserta jajaran yang telah dikukuhkan.

“Saya harap semua anggota dan jajaran pengurus, kedepannya bisa lebih greget tidak lembek dalam menghadapi tantangan jaman. Buktikan bahwa Pemuda Pancasila bisa berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat, maupun terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tutur Endro dalam sambutannya.

Sebagai organisasi yang besar, lanjut Endro, Pemuda Pancasila harus bisa hadir dalam menjaga keutuhan NKRI. Ia juga menghimbau, dengan dibentuknya badan- badan otonom bisa membuat masing- masing jajaran untuk lebih bisa berinovasi dan mandiri untuk memberdayakan semua anggota dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

BACA JUGA :  DPC Abpednas Kabupaten Gresik Salurkan Bansos Korban Banjir Di Kecamatan Benjeng

“Selain KOTI yang menjadi badan otonom, dengan adanya badan pengusaha, buruh dan lainnya, saya yakin kedepannya Pemuda Pancasila kedepannya akan lebih maju dan solid. Selamat kepada jajaran yang telah dikukuhkan, dan jalankan amanat dengan sebaik-baiknya,” pungkas Endro.

Untuk diketahui, Badan otonom lainnya yang turut dilantik diantaranya, Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) Kota Batu, diketuai oleh Saur Bungaran Sinaga, ST, ME. Sedangkan Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Kota Batu, dipegang Sulianto, SH. Untuk Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kota Batu, dipimpin oleh Bambang Priana.
Selanjutnya, Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Kota Batu, dipimpin oleh Gaib Sampurno. Sedangkan untuk Ketua Badan Pelaksana Kartu Tanda Anggota (BPKTA) Kota Batu, dipimpin oleh M Syahrul Huda.

Pengukuhan yang berlangsung di Royal Ole- Ole Kota Batu, Jalan Ir Soekarno, nomor 112, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/01), berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Pemuda Pancasila Majelis Perwakilan Wilayah (MPW) Jawa Timur, Agus Muslim.

“Saya sangat mengapresiasi atas kesolidtan Pemuda Pancasila MPC Kota Batu. Saya sampaikan bahwa, pengukuhan ini baru pertama kali dilakukan dan yang pertama kali melakukan pengukuhan badan- badan otonom, khususnya di wilayah Jawa Timur adalah Pemuda Pancasila Kota Batu,” jelas Agus Muslim.

BACA JUGA :  Upaya Tekan Penyebaran Covid-19, Pegawai Kantor Kecamatan Junrejo Laksanakan Swab Test

Dalam kesempatan ini, ia juga mengungkapkan bahwa MPC – MPC lainnya yang ada di Jawa Timur, saat ini hanya melakukan pembentukan badan otonom dan pemberian SK (surat keputusan). Ia juga menuturkan, dengan adanya badan otonom itu, tidak berjalan sebatas formalitas aja. Namun, harus ada terobosan- terobosan maupun inovasi dalam mengembangkan organisasi dan kemajuan semua anggota, terlebih pada masyarakat luas.

“Saya minta Pemuda Pancasila bisa bersinergi dengan organisasi masyarakat lainnya yang sepaham memperjuangkan kemanusiaan. Seperti contohnya NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah yang juga merupakan organisasi keagamaan yang memiliki perbedaan, namun tetap saling bersinergi, bahkan sering kali berjalan beriringan,” himbau perwakilan MPW tersebut.

Ia juga menjabarkan, bahwa dimasing- masing organisasi keagamaan tersebut juga memiliki badan – badan lainnya untuk mengembangkan organisasinya. Selain itu bisa menampung segala aspirasi maupun kegiatan- kegiatan positif lainnya yang bisa bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, ia meminta Pemuda Pancasila harus juga bisa menjalankan amanat yang telah diberikan.

“Format yang dikukuhkan ini adalah yang pertama di Jawa Timur, harus diakui, MPC Pemuda Pancasila Kota Batu adalah satu diantara yang terbaik di Indonesia, Merdeka,” pungkasnya. (BAS)