POLISIKU

Hadiri Candimas, Kapolresta Mojokerto Edukasi Warga Terkait Prokes dan Tim Covid Hunter

×

Hadiri Candimas, Kapolresta Mojokerto Edukasi Warga Terkait Prokes dan Tim Covid Hunter

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., melaksanakan program Harkamtibmas dengan nama Candimas  (Cangkruan Diskusi Kamtibmas) sekaligus meninjau Kampung Tangguh Semeru Desa Beratkulon Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Jumat (05/02/2021) Sore.

Cangkruan ini diikuti Camat Kemlagi Tri Hari S, Kapolsek AKP Supriadi, Danramil 0815 Kemlagi Kapten Inf S. Utomo, Kepala OPT Pembantu Kedungsari Farida, Amd, Kades Beratkulon Abah Mulyadi, Tomas Desa Beratkulon, Relawan Satgas Covid-19, dan Kader PKK dari ibu ibu.

Sambutan hangat dari Kades Abah Mulyadi dan peserta cangkruan di balai desa Beratkulon dalam menerima kunjungan kerja dari Kapolresta Mojokerto beserta rombongan.

Kapolresta Mojokerto  mengapresiasi  semangat warga di Desa Beratkulon yang luar biasa.  Dirinya juga memohon maaf atas keterlambatan waktu dikarenakan masih mengikuti kegiatan vidcon bersama satgas penanganan covid 19 Prov Jatim.

BACA JUGA :  Puluhan Personil Polres Probolinggo Kota Dapatkan Kenaikan Pangkat, Ini Pesan Kapolres

“Saya berharap kepada bapak ibu yang mengikuti cangkruan agar membantu memberikan himbauan terkait 5M,” ajak AKBP Deddy Supriadi untuk gelorakan 5M.

“Jangan berbangga atau berpuas diri untuk situasi Perkembangan covid-19 yang masuk zona Orange semoga bisa menuju Zona Hijau,” Kata Kapolresta Mojokerto.

Saat Cangkruan Diskusi kamtibmas, ada beberapa pertanyaan dari H Burhan Tomas, warga Desa Beratkulon. Dirinya menyampaikan keinginan Operasi Yustisi sampai di Desa karena Warga masih ada Budaya Salaman di Masjid.

“Operasi Yustisi ditingkatkan dari sehari dua kali menjadi Tiga Kali, dan tentunya kita juga mengalami keterbatasan personel, saat ini denda dinaikan menjadi 75 ribu, bayangin bisa untuk belanja 3 hari kan jika melanggar,” Jawab Kapolresta Mojokerto.

“Jika masih ada Budaya Salaman di Masjid, Saya memohon kepada takmir masjid Terkait Salaman untuk memberi himbauan kepada jamaah untuk tidak kontak langsung cukup dengan syarat salaman tanpa kontak,” sambung AKBP Deddy.

BACA JUGA :  Kasus Kecelakaan Masih Tinggi, Kemarin 106 Kejadian, 11 Meninggal Dunia

Sementara itu  Bu Sumarlik kader Posyandu, menanyakan tentang isolasi bagi warga yang dinyatakan  Positif namun sebagai OTG. Apakah lebih baik isolasi di rumah.

Menjawab pertanyaan Ibu Sumarlik, Kapolres menegaskan Pemerintah sudah menyiapkan tempat khusus untuk isoman, sehingga ada pengawasan Dari Dinkes, dan sebaliknya jika melakukan Isoman di rumah akan timbul kluster baru karena tanpa pengawasan.

“Perlu diketahui, jika diketahui Positif, kita ada Tim Covid Hunter yang siap membawa Pasien bersama Puskesmas menuju isoman Rusunawa.” Tegas AKBP Deddy Supriadi.

Kapolresta Mojokerto juga menyempatkan waktu melakukan Peninjauan dan Pengecekan ruang Isolasi di Kampung Tangguh Semeru Ds Beratkulon dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (*)