
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Ulama dan para Santri menggelorakan Gerakan Ulama dan Santri bermasker, Jum’at (25/2/2021). Sejumlah 30 masker dibagikan Kapolres Mojokerto ke beberapa Pondok Pesantren, diantaranya pondok Pesantren Fatchul Ulum, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Fatchul Ulum, KH Ach Muslik Abas menyampaikan bahwa dalam kondisi saat semuanya harus berikhtiar dan berdo’a, agar wabah Pandemi Covid-19 segera berakhir.
” Yang kita harapkan kondisi wabah segera berakhir, sehingga para Santri bisa belajar tatap muka seperti sediakala.
Dengan situasi seperti ini, Pondok pesantren Fatchul Ulum tetap mematuhi Protokol kesehatan, para Santri hanya 50 persen yang bisa belajar tatap muka, sedangkan sisanya dengan menggunakan cara daring,” ungkapnya.
Sementara Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyampaikan, gerakan Ulama dan Santri bermasker adalah merupakan atensi dari Kapolda Jatim dan pangdam V Brawijaya dalam rangka bekerjasama dengan para alim Ulama dan Santri
guna membantu pemerintah dalam rangka untuk bisa menjadi salah satu masyarakat yang mematuhi kesehatan.
Dalam kegiatan ini, kapolres Mojokerto juga menyampaikan semua masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan sehingga dengan upaya kita bersama juga Do’a, harapan kita semuanya yang ada di Kabupaten Mojokerto untuk bisa menghijaukan wilayah untuk bisa lebih sehat dan kita bisa keluar dari wabah Covid-19,” pungkasnya. (wo)





