Daerah

Walikota Mojokerto Tinjau Assessment untuk Pejabat Administrator

×

Walikota Mojokerto Tinjau Assessment untuk Pejabat Administrator

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan assessment untuk Pejabat Administrator yang digelar di Kantor BKD Jawa Timur, Kamis (11/02/21).

Ning Ita menyampaikan bahwa masih ada beberapa jabatan yang masih kosong, dan assessment ini sebagai salah satu langkah untuk memilih orang yang tepat untuk posisi tersebut.

BACA JUGA :  Polres Gresik Salurkan Dana BTPKLW  Kepada 625 Orang Pedagang  Gresik, Sekilasmedia.com -  Polres Gresik terus menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Kali ini giliran 625 pedagang di wilayah Selatan yakni Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom yang mendapat bantuan masing-masing Rp. 1,2 juta. BTPKLW merupakan program dari pemerintah pusat yang skema penyalurnya melibatkan TNI-Polri. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha khususnya di sektor usaha mikro di tengah pandemi. Proses penyaluran berlangsung di Pendopo Kecamatan Kedamean, Kamis (21/10/2021).  Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful  mengatakan, penerima bantuan dalam program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan. “Kemudian data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan,” ucap AKP Syaiful.  Sementara ditempat terpisah Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menjelaskan, bantuan uang tunai ini merupakan program bantuan dari pemerintah pusat yang teknis penyalurannya diamanahkan kepada jajaran Polres/ta setempat.  “Masing-masing pedagang kaki lima dan pemilik warung yang memenuhi indikator ini mendapat bantuan uang tunai sebesar 1,2 juta rupiah,” ungkapnya Perwira dua melati dipundaknya ini.  Lebih lanjut Akpol 2002 berpesan, penerima bantuan memanfaatkan BTPKLW secara optimal. “Tolong dimanfaatkan betul, karena ini bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat untuk meringankan para PKL dan pemilik warung,” pungkas Kapolres Gresik. (rud)

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa assessment diikuti oleh 86 orang pejabat administrator, beberapa test yang dilakukan antara lain psikotes, Leader Group Discussion (LGD), problem analisis, presentasi dan wawancara kompetensi.

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Hadiri Serbuan Vaksininasi Pondok Pesantren Yang di Gelar Oleh Jajaran Kodam V Brawijaya

Sebagaimana protokol kesehatan pelaksanaan assessment akan dilakukan dalam beberapa sesi yaitu pada tanggal 10, 11,17,18,25 dan 26 Februari 2021. (adv/wo).