Daerah

Porpov Jatim Ditunda, Cabor E-Sport Gresik Genjot Penjaringan Atlet Tingkat Kecamatan

×

Porpov Jatim Ditunda, Cabor E-Sport Gresik Genjot Penjaringan Atlet Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Atlit E Sport mengikuti penjaringan di Kecamatan Driyorejo

Gresik, Sekilasmedia.com – Cabang Olahraga E-Sport Kabupaten Gresik mengintensifkan penjaringan atletnya meskipun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang sedianya akan digelar bulan Agustus ditunda pada tahun 2022. Salah satunya dengan menggelar berbagai kejuaraan tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.

Yang terbaru, pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Cabang Gresik menggelar turnament Joko Samudro E-Sport Championship (JSEC) yang diikuti sekitar 500 player di Gresik.

Ketua Panitia turnament JSEC 202I, Raditya Eko Hartanto mengatakan, kegiatan turnament JSEC ini digelar guna mencari bibit atlet E-Sport yang akan mewakili Kabupaten Gresik diajang Porprov Jatim tahun 2022 mendatang. Turnament yang digelar 6 titik di seluruh Kecamatan seKabupaten Gresik ini menyisir bibit-bibit muda yang ada dipinggiran. Seperti Kecamatan Driyorejo, Kedamean hingga Kecamatan Sidayu.

BACA JUGA :  Ops Sikat Semeru 2023, Polres Kediri Amankan 20 Tersangka Dari 17 Kasus

“Sebenarnya bibit unggul atlet E-Sport di Gresik ini sudah banyak. Namun keberadaan mereka hanya sebatas di area Kota saja. Untuk itu kami menggelar turnament di tingkat kecamatan,” kata Didit (sapaan akrabnya).

Pria yang juga merupakan Ketua Bidang Kompetisi dan Pembinaan Atlet E-Sport Indonesia (ESI) Gresik itu mengungkapkan, jenis game yang dilombakan dalam ajang turnamen di tingkat kecamatan yakni Free Fire. Perlombaan tingkat kecamatan tersebut merupakan babak kualifikasi. Nantinya tim yang lolos pada babak ini akan beradu ketangkatasan pada babak semi final dan final yang akan digelarĀ  di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegori (WEP) pada 17-18 Juli mendatang.

BACA JUGA :  BUPATI DAN PEMKAB LUMAJANG UPAYAKAN PENYELESAIA PJB

“Kami bersyukur sejak awal turnamen digelar antusiasme peserta cukup tinggi. Hal ini terbukti dari 24 slot game yang kami sediakan semuanya terisi penuh,” tandasnya.

Ditempat lain, Ketua pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik, Ali Sugiarto optimis berbagai kegiatan turnamen yang digelar ini akan melahirkan bibit atlet muda yang dapat menyumbangkan medali pada Porprov Jatim 2022 di Jember mendatang.

“Harapan kami tidak muluk-muluk, jika nanti olahraga E-Sport ini menjadi cabor yang dilombakan, minimal kami bisa menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak untuk Kabupaten Gresik,” tutur Ali Sugiarto. (rud)