Daerah

Aksi Peternak Ayam Bagi Telur Gratis Picu Kerumunan di Beberapa Lokasi, Ini yang Dilakukan Polres Blitar Kota

×

Aksi Peternak Ayam Bagi Telur Gratis Picu Kerumunan di Beberapa Lokasi, Ini yang Dilakukan Polres Blitar Kota

Sebarkan artikel ini

BLITAR,Sekilasmedia.com– Aksi peternak ayam bagi-bagi telur gratis kepada masyarakat memicu kerumunan di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Blitar Kota, Selasa (28/9/2021).

Polres Blitar Kota harus menerjunkan tiga peleton atau sekitar 90 personil untuk menertibkan kerumunan warga yang ingin mendapatkan telur gratis dari peternak.

“Sejumlah anggota kami sebar untuk mendatangi lokasi pembagian telur gratis di beberapa titik,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan.

BACA JUGA :  Polres Gresik Gelar Pengamanan Tradisi Rebo Wekasan di Desa Suci

Informasi aksi peternak bagi-bagi telur sebelumnya menyebar melalui media sosial dan pesan berantai ke masyarakat.

Masyarakat akhirnya berdatangan ke lokasi yang dijadikan tempat pembagian telur gratis oleh peternak.

Kondisi itu menimbulkan kerumunan masyarakat di beberapa lokasi.

Kerumunan warga yang ingin mendapatkan telur gratis di wilayah hukum Polres Blitar Kota terjadi di Simpang 4 Mantenan, Desa Sukorejo, Kecamatan Udanawu.

Lalu di Simpang 3 dan Simpang 4 Togogan, Kecamatan Srengat, Simpang 4 Pasar Srengat, Simpang 4 Poluhan, Kecamatan Srengat, dan Simpang 3 Hotel Herlingga, Kota Blitar.

BACA JUGA :  53 Anggota Polresta Sidoarjo Dapat Kado Kenaikan Pangkat di Hari Bhayangkara Ke-78

Selain memicu kerumunan, pembagian telur gratis di pinggir jalan raya itu juga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik.

“Untuk itu, anggota segera berkoordinasi dengan panitia aksi untuk mempercepat proses pembagian telur gratis dan mengurangi durasi waktunya,” ujar Yudhi.

Dikatakannya, petugas juga mengimbau masyarakat segera meninggalkan lokasi agar tidak menimbulkan kerumunan dan kemacetan.

“Kami juga melaksanakan penertiban prokes untuk menghindari munculnya penyebaran Covid-19. Kami memberikan edukasi kepada masyarakat yang berkerumun terkait penerapan prokes,” katanya. ddg