Daerah

Hari Bumi 2026, Pemkot Probolinggo Tanam Ratusan Kayu Putih di RTH Kedopok

×

Hari Bumi 2026, Pemkot Probolinggo Tanam Ratusan Kayu Putih di RTH Kedopok

Sebarkan artikel ini
Walikota Probolinggo dr. Aminuddin Bersama Kepala DLH Kota Probolinggo Retno Wandansari dan Perwakilan KLH Aisyah Syafei (Foto : Suyitno)

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Peringatan Hari Bumi dimanfaatkan Pemerintah Kota Probolinggo untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan. Melalui aksi penghijauan, sebanyak 100 bibit pohon kayu putih ditanam di kawasan RTH Kedopok pada Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan keanekaragaman hayati sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor lingkungan hidup. Puluhan peserta terlibat, mulai dari jajaran perangkat daerah hingga unsur kewilayahan.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sekitar 50 peserta yang terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, serta panitia pelaksana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Retno Wandansari menjelaskan bahwa bibit yang digunakan merupakan pasokan dari KPH Pasuruan. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar simbolis, tetapi juga upaya konkret membangun kesadaran ekologis masyarakat.

BACA JUGA :  Kapolres Probolinggo Kota Hadiri Launching dan Sosialisasi KMB di Kampung Benteng

Ia mengungkapkan, total bibit yang disiapkan mencapai 1.000 pohon. Dari jumlah tersebut, 100 ditanam di RTH Kedopok, sementara sisanya akan disebar ke sejumlah lokasi strategis di Kota Probolinggo.

“Kayu putih dipilih karena memiliki nilai manfaat ekologis tinggi serta kandungan minyak atsiri. Selain itu, kami juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan terpadu,” jelas Retno.

Sementara itu, Wali Kota Aminuddin menilai kawasan Kedopok memiliki potensi yang mendukung pertumbuhan tanaman. Kondisi air tanah yang relatif tinggi dinilai mampu menunjang daya serap air serta fungsi ekologis tanaman.

“Kawasan ini sangat potensial sebagai daerah resapan. Pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal sekaligus menjadi biopori alami. Kami menargetkan dalam lima tahun ke depan dapat menanam hingga satu juta pohon,” tegasnya.

BACA JUGA :  Berbagi Kebahagiaan Jelang Idul Fitri, Bupati Mojokerto Gelar Silaturahmi Bersama Anak Berkebutuhan Khusus

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Aisyah Syafei menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Pemkot Probolinggo. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari gerakan nasional penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi 2026.

“Kami melihat Kota Probolinggo cukup bersih dan tertata. Program yang sudah berjalan diharapkan terus dilanjutkan secara konsisten agar dampaknya semakin luas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap gerakan penghijauan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Penanaman pohon diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.