Daerah

Di Kecamatan Sambeng, Bupati Lamongan Secara Simbolis Menyerahkan BLT Propinsi Kepada KPM

×

Di Kecamatan Sambeng, Bupati Lamongan Secara Simbolis Menyerahkan BLT Propinsi Kepada KPM

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Sekilasmedia.com – Pemerintah Propinsi Jawa Timur kali ini mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) melalui Bank Jatim Lamongan kepada KPM kategori kemiskinan ekstrim untuk 25 desa pada 5 kecamatan yang menjadi pilot project di Kabupaten Lamongan tahun 2021.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hadir pada kegiatan Penyerahan secara simbolis BLT Daerah APBD Propinsi Jawa Timur kepada KPM kategori kemiskinan ekstrim bertempat di Kecamatan Sambeng pada Rabu (29/12/2021).

Sesuai data yang dihimpun dari Sekretaris Dinas Sosial Lamongan Margono bahwa, ada 25 desa dari 5 kecamatan yang menjadi pilot project. Dan jumlah KPM di 5 kecamatan tersebut, seperti Kecamatan Babat 254 KPM, Kecamatan Kedungpring 174 KPM, Kecamatan Modo 240 KPM, Kecamatan Sambeng 202 KPM dan Kecamatam Sugio 321 KPM.

Sementara itu, untuk kecamatan Sambeng sendiri, disebutkannya sesuai data terdapat 202 KPM namun realisasi tersalur sebanyak 183 KPM. Margono mengklarifikasi bahwa diantaranya KPM sisanya tidak datang karena keluar kota, sedangkan yang sakit tidak bisa datang maka kita berkunjung ke rumah mereka untuk menyampaikan bantuan tersebut.

Ada juga yang di sisir kembali karena yang sudah dapat bantuan program BLT DD tidak diperkenankan untuk mendapatkan BLT daerah Propinsi Jatim.

Sementara itu 5 desa di Kecamatan Sambeng yang mendapat BLT Propinsi tahap 2 , meliputi Desa Krete Ranggon, Desa Pamotan, Desa Candisari, Desa Sido Kumpul dan Desa Pataan.

Camat Sambeng Eko Widodo dalam sambutannya mengungkapkan saat ini kecamatan Sambeng menjadi salah satu dari 5 kecamatan se Kabupaten Lamongan sebagai pilot project program pengentasan kemiskinan ekstrim secara nasional.

” Secara data dari 5 desa tersebut, terdapat 202 orang penerima manfaat. Yang alhamdulillah pada pagi hari ini akan mendapat bantuan dari pemerintah kesekian kalinya, karena sebelumnya sudah mendapat program-program bantuan dari pemerintah baik dari pemerintah pusat, pemerintah propinsi maupun pemerintah kabupaten,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mbak Wali dan Gus Qowim Berangkatkan Pawai Ta'aruf, Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1.447 Hijriah

Lanjut Camat Sambeng, di salah satu desa yakni Desa Sido Kumpul sebagai penerima program pengentasan kemiskinan ektrim pada tahun ini, juga mendapat bantuan bedah rumah dari Kementrian PUTR sebanyak 23 rumah. Kemarin dilaksanakan bedah rumah insya allah hampir 100 persen.

” Kami bersama 22 Kepala desa se kecamatan menyampaikan rasa terina kasih atas semua bantuan tersebut. Dan kami siap mengawal program pemerintah Bapak Yuhronur Efendi dalam mewujudkan visi Lamongan yang berkeadilan,” Tandasnya.

Penyaluran program BLT Propinsi ini, menurut Direktur Bank Jatim Sigit Tri Atmoko sebagai upaya pemerintah Kabupaten Lamongan dan Pemerintah Propinsi Jatim dalam rangka penangganan kemiskinan ekstrim di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Lamongan.

Perlu diketahui, lebih lanjut diungkapkan bahwa Kabupaten Lamongan sebagai salah satu pilot project dalam rangka penanganan kemiskinan dengan beberapa kabupaten lainnya seperti Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Problinggo dan Kabupaten Bojonegoro.

Di mana penanganannya diharapkan satu padu atau kerjasama semua pihak. Bank Jatim selaku penyalur bantuan masyarakat dalam rangka pengentasan kemiskinan dengan total penerimaan bantuan di Kabupaten Lamongan ada 1191 orang, dengan total nominal sebesar Rp. 476.000.400,00-

” Waktu penyaluran bertahap, mulai hari Senen kemarin, dan disalurkan secara simbolis. Bank Jatim mendukung penuh dalam rangka pengentasan kemiskinan. Kami di Lamongan berkoordinasi dengan Bappeda, akhir Desember bahu- membahu untuk fokus pemberian bantuan pengentasan kemiskinan,” imbuh Sigit Tri Atmoko.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengatakan sesuai Intruksi Presiden agar Indonesia ini terbebas dari kemiskinan ekstrim. Dengan meluncurkan berbagai program bantuan seperti pemerintah desa melalui dana desa dan sebagainya. Untuk bantuan BLT kali ink dari Pemerintah Propinsi Jatim, sebesar Rp. 400 rb.

” Semoga bantuan ini barokah dan membantu bapak ibu dari dampak pandemi covid-19 selama 2 tahun. Jika kades- kades berfikir agar rakyat sejahtera begitu juga dengan pemerintah kabupaten, pemerintah propinsi maupun pemerintah pusat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pasca Liburan Tahun Baru 2024, Bupati Ikfina Lakukan Sidak Dan Evaluasi Puskesmas Dan Kecamatan

Bantuan ini, lanjut Bupati Yuhronur sebagai bagian dari upaya menuntaskan kemiskinan ekstrim. Penduduk yang masuk kategori kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lamongan saat ini berkisar 7,65 persen. Kita ingin menuntaskannya dengan program -program kroyokan, baik ditanggulangi melalui berbagai program bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah propinsi dan pemerintah pusat.

Hari ini bantuan top up dari Pemprov Jatim, uang yang diberikan ( top up) dua kali, yang mana pertama sebesar Rp. 200 ribu dan kali ini kita cairkan sebesar Rp. 400 rb. Hal ini membantu masyarakat yang kategori ekstrim agar cepat tertangani.

Sesuai data yang dihimpun dari Sekretaris Dinas Sosial Lamongan Margono bahwa, ada 25 desa dari 5 kecamatan yang menjadi pilot project. Dan jumlah KPM di 5 kecamatan tersebut, seperti Kecamatan Babat 254 KPM, Kecamatan Kedungpring 174 KPM, Kecamatan Modo 240 KPM, Kecamatan Sambeng 202 KPM dan Kecamatam Sugio 321 KPM.

Sementara itu, untuk kecamatan Sambeng sendiri, disebutkannya sesuai data terdapat 202 KPM namun realisasi tersalur sebanyak 183 KPM.

Margono mengklarifikasi bahwa diantaranya KPM sisanya tidak datang karena keluar kota, sedangkan yang sakit tidak bisa datang maka kita berkunjung ke rumah mereka untuk menyampaikan bantuan tersebut.

Ada juga yang di sisir kembali karena yang sudah dapat bantuan program BLT DD tidak diperkenankan untuk mendapatkan BLT daerah Propinsi Jatim.

Sementara itu 5 desa di Kecamatan Sambeng yang mendapat BLT Propinsi tahap 2 , meliputi Desa Krete Ranggon, Desa Pamotan, Desa Candisari, Desa Sido Kumpul dan Desa Pataan.

Pada kesempatan ini Bupati Lamongan Yuronur Effendi menyerahkan secara simbolis BLT Daerah Propinsi Jatim kepada beberapa KPM kemiskinan ekstrim di pendopo Kecamatan Sambeng. Setelah itu rombongan Bupati melanjukan kegiatan tinjau langsung program bedah rumah BSPS Kementrian PUPR RI di Desa Sidukumpul Kecamatan Sambeng. (rud)