
Malang, sekilasmedia.com – Polsek Ngantang melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Monitoring vaksinasi anak usia 6-11 tahun di di SDN 2 Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Rabu (05/01).
Kapolsek Ngantang AKP Hanis Siswanto mengatakan bahwa, kegiatan pengamanan dan monitoring ini untuk mensukseskan program pemerintah.
“Kegiatan pengamanan dan monitoring vaksinasi anak ini untuk mensukseskan program pemerintah, agar seluruh anak usia 6 – 11 tahun sudah di suntik vaksin Covid-19,” ujar Hanis.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Ngantang dibantu personel Polsek Ngantang dan para perangkat desa setempat melaksanakan vaksinasi di SDN 2 Ngantru.
“Selain kegiatan vaksin tersebut, kami juga memberikan himbauan penerapan protokol kesehatan kepada warga masyarakat tak terkecuali para guru dan murid, serta kami juga membagikan masker kepada anak-anak yang akan melakukan vaksin Covid-19,” lanjutnya.
BACA JUGA : Polres Gresik Salurkan Dana BTPKLW Kepada 625 Orang Pedagang Gresik, Sekilasmedia.com - Polres Gresik terus menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Kali ini giliran 625 pedagang di wilayah Selatan yakni Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom yang mendapat bantuan masing-masing Rp. 1,2 juta. BTPKLW merupakan program dari pemerintah pusat yang skema penyalurnya melibatkan TNI-Polri. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha khususnya di sektor usaha mikro di tengah pandemi. Proses penyaluran berlangsung di Pendopo Kecamatan Kedamean, Kamis (21/10/2021). Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful mengatakan, penerima bantuan dalam program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan. “Kemudian data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan,” ucap AKP Syaiful. Sementara ditempat terpisah Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menjelaskan, bantuan uang tunai ini merupakan program bantuan dari pemerintah pusat yang teknis penyalurannya diamanahkan kepada jajaran Polres/ta setempat. “Masing-masing pedagang kaki lima dan pemilik warung yang memenuhi indikator ini mendapat bantuan uang tunai sebesar 1,2 juta rupiah,” ungkapnya Perwira dua melati dipundaknya ini. Lebih lanjut Akpol 2002 berpesan, penerima bantuan memanfaatkan BTPKLW secara optimal. “Tolong dimanfaatkan betul, karena ini bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat untuk meringankan para PKL dan pemilik warung,” pungkas Kapolres Gresik. (rud)
Sampai berita ini diturunkan, kegiatan vaksinasi anak masih berlangsung, diikuti oleh anak-anak dengan antusias.
“Harapan kami, dengan vaksinasi anak terbentuk herd immunity sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
(BAS)