
Gresik, Sekilasmedia.com – Penilaian lapangan lomba desa dan lomba10 pokok PKK tingkat Kabupaten Gresik tahun 2022 di Desa Wadak Kidul Kecamatan Duduksampean dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani atau akrab disapa Bu Nurul beserta jajarannya, berlangsung di balai desa Wadak Kidul pada Rabu (23/3/2022).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani atau akrab disapa Bu Nurul dalam kesempatan kunjungan lapangan kali ini menyampaikan bahwa acara lomba desa dan lomba 10 program pokok PKK tingkat Kabupaten Gresik ini menjadikan motivasi untuk terus berkembang.
Tentunya dengan adanya acara ini tidak boleh lengah tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena belum ada pengumuman dari pusat kapan pandemi covid 19 ini akan selesai, maka kita tetap gunakan masker dan menjaga pola hidup sehat, sambungnya mengingatkan.
Ibu Nurul Haromaini Ali juga mengucapkan,” Selamat kepada Desa Wadak Kidul yang sudah masuk di 6 besar, menyisihkan 12 desa dari kecamatan lain. Tentunya ini sebuah prestasi. Dan Bapak Ibu sudah sangat berusaha menyiapkan hingga ke tahapan ini.”
Dijelaskan juga bahwa lomba desa dan lomba 10 program pokok PKK merupakan lomba yang setiap tahun dilaksanakan oleh propinsi Jatim. Tentunya setiap kabupaten di Jawa Timur juga melakukan pembinaan dan penyaringan.
” Nanti dari lomba ini, bagi juara 1 akan mewakili kabupaten Gresik ke Jawa Timur.”
Lebih lanjut Ibu Nurul mengatakan ada 3 tahapan, mulai dari administrasi kemudian paparan dan yang sekarang ini adalah kunjungan lapangan. Dan kunjungan lapangan merupakan usaha kita dari kabupaten untuk mengecek/kroscek.
Apakah benar semua yang disampaikan saat paparan kemarin sesuai di lapangan. Karena lomba desa ini harus memuat inovasi-inovasi desa untuk menghasilkan desa-desa di Jawa Timur yang berkualitas.
Terkait eksistensi PKK yang sering dilupakan masyarakat, Ketua TP PKK menegaskan bahwa banyak program pemerintah dalam pelaksanaannya banyak melibatkan ibu-ibu PKK. Contohnya, seperti posyandu, imunisasi dan vaksin. Semuanya pasti melibatkan ibu-ibu PKK.
Mulai dari lingkungan rumah tangga atau keluarga yang baik, diharapkan pemberdayaan dari PKK sehingga nantinya akan lahir generasi-generasi penerus bangsa yang mumpuni dan berkualitas. Ketika nanti di dalam suatu keluarga, itu lahir generasi-generasi yang munpuni, maka persoalan kesehatan seperti masalah gizi pada anak, stanting, AQ, AKP, posyandu, kesehatan lingkungan, KB dan pola asuh anak akan bisa kita atasi.
” Untuk itu, Saya minta tolong kepada Camat dan Kepala Desa untuk terus memotivasi ibu-ibunya supaya PKK ini bisa berjalan secara maksimal. Karena banyak sekali program dari pusat, menempatkan PKK sebagai garda terdepan.” Kata Ketua TP PKK Gresik.
Dilanjutkanya, pelaksanaan suatu program sedikit banyak melibatkan emak-emak alias ibu-ibu PKK. Oleh karena itu nanti kedepannya, saya harap sosialisasi dari kabupaten bisa turun secara berjenjang dari kabupaten kemudian ke kecamatan dan desa. Sehingga bisa lahir sinergitas yang sangat baik, agar program-program pemerintah pusat bisa sampai kepada masyarakat.
Dengan semangat beserta niat yang baik, semoga ke depan program-program PKK bisa semakin kreatif inovatif sehingga PKK semakin jaya. Dan membawa manfaat yang bisa berkontribusi pada pembangunan khususnya di Kabupaten Gresik.
Untuk itu nanti kita cek inivasi-inovasinya, kita harapkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan dan menjadikan Desa Wadak Kidul menjadi Desa agamis dan berkualitas, tuturnya.
Adapun Gresik terdapat 18 kecamatan namun terjaring 6 desa dari 6 kecamatan, yaitu Desa Karangandong Kecamatan Driyorejo, Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah, Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Desa Wadak Kidul Kecamatan Duduksampean, Desa Lowayu Kecamatan Dukun dan Desa Raci Kulon Kecamatan Sidayu.
Sementara itu Camat Duduksampean Merista Dedy Hartadi atau akrab disapa Dedy menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani beserta tim dan Plt Kadis PMD Gresik Suyono dalam kunjungan lapangan lomba desa dan lomba 10 program pokok PKK tingkat Kabupaten Gresik di Dsa Wadak Kidul.
Disebutkan dalam laporannya, bahwa Desa Wadak Kidul merupakan salah satu desa dari 23 desa yang ada di wilayah Kecamatan Duduksampean, di mana 90 persen wilayahnya berupa area tambak dengan mayoritas warga adalah petambak.
Masyarakat Desa Wadak Kidul dikenal agamis, rasa kekeluargaan dan partisipasi membangun desa yang sangat tinggi. Jadi program desa apapun berhasil dilaksanakan dengan partisipasi warga, salah satunya penanganan covid 19.
Terkait layanan kependudukan bagi warganya, sambung Dedy, pemdes Wadak Kidul mempunyai inovasi layanan aplikasi online ” SIAP DESA”, sehingga warga terlayani dengan cepat dan efisien hanya di balai desa saja.
Lalu layanan kesehatan seperti posyandu anak dan lansia rutin dilaksanakan serta tersedianya rumah sehat. Untuk kasus stanting di Desa Wadak Kidul adalah Zero Stanting. selanjutnya di bidang ekonomi kerakyatan telah terbentuk kopwan, bank sampah dan BUMDes, semua berjalan baik sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Pertumbuhan UMKM yang meningkat dengan produk unggulan yang berkualitas baik, paparnya.
Terkait UMKM banyak sekali di Desa Wadak Kidul, seperti produk otak-otak bandeng, jamu produk asli warga Wadak Kidul dan banyak UMKM lainnya. Agar mendapat arahan dan petunjuk dari TP PKK dan Plt Kadis PMD.
Agar Desa Wadak Kidul lebih baik dalam mengikuti lomba ini, kembali Camat Duduksampean berharap mendapat petunjuk dan arahan dari TP PKK Kabupaten, Plt PMD dan tim juri lomba desa dan 10 program pokok PKK.
Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, Plt Kepala Dinas PMD Gresik Suyono, Muspika Kecamatan Duduksampean, tim penilai lomba desa dan lomba 10 program pokok PKK, Kepala Desa Wadak Kidul beserta perangkat desa, BPDWadak Kidul, Ketua PKK Kecamatan Duduksampean dan Ketua PKK Desa Wadak Kidul serta anggotanya. (rud)






