
Probolinggo,sekilasmedia.com-Dalam rangka mendukung program peningkatan produksi pertanian tanaman pangan, Pemerintah Desa Sumberkembar Kecamatan Pakuniran menyerahkan bantuan berupa benih padi dan jagung yang anggarannya berasal dari APBDesa Sumberkembar dengan pagu sebesar Rp 50.700.000.
Bantuan benih yang diberikan kepada petani ini terdiri dari benih jagung jenis hibrida NK Hebat dan Pertiwi 6 sebanyak sebanyak 300 kg dan benih padi Inpari 32 sebanyak 850 kg. Selain itu juga ada bantuan mesin pompa air sebanyak 2 buah dan handsprayer sebanyak 4 buah.
Untuk bantuan benih padi diberikan kepada 55 petani dan jagung kepada 46 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Bina Sejahtera 1 dan Kelompok Tani Bina Sejahtera 2 Desa Sumberkembar Kecamatan Pakuniran.
Bantuan ini diserahkan oleh Kepala Desa Sumberkembar Arik Kuswahyudi didampingi Ketua Kelompok Tani Bina Sejahtera 1 H. Ahmad Muzammil dan Ketua BPD Sumberkembar di Balai Desa Sumberkembar Kecamatan Pakuniran, Rabu (13/7/2022).
Kepala Desa Sumberkembar Arik Kuswahyudi mengatakan pemberian bantuan benih ini bertujuan untuk membantu para petani dalam memenuhi kebutuhan benih ketika sudah tiba masa tanam. Dengan demikian, petani tidak kesulitan untuk mendapatkan benih padi maupun jagung.
“Program pemberian bantuan benih padi dan jagung ini dikhususkan bagi petani asli warga Desa Sumberkembar. Sebab sumber dananya berasal dari APBDesa Sumberkembar,” katanya.
Arik menegaskan pemberian bantuan benih padi dan jagung ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Pemerintah Desa Sumberkembar kepada petani. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi petani yang ada di Desa Sumberkembar,” tegasnya.
Sementara Ketua Kelompok Tani Bina Tani Sejahtera 1 H Ahmad Muzammil mengungkapkan kelompok tani di akhir bulan Desember 2021 lalu mengajukan permohonan kepada Pemerintah Desa Sumberkembar untuk dapatnya menganggarkan program peningkatan produksi pertanian tanaman pangan.
“Akhirnya disetujui dengan pagu anggaran Rp 50.700.000 yang rinciannya bantuan benih jagung, benih padi, mesin pompa air dan handsprayer. Program ini sangat tepat sasaran, dimana saat ini biasanya para petani wilayah Desa Sumberkembar di musim saat ini biasanya menanam tembakau,” ungkapnya.
Mengingat cuaca yang tidak menentu jelas Muzammil, maka solusinya sebagian pindah tanaman. Jagung menjadi tanaman alternatif. Selain itu untuk membantu para petani yang punya lahan berkisar 0,700 ha ke bawah.
“Bantuan ini dapat meringankan beban pembiayaan yang biasanya beli benih, maka bisa dialihkan dibelanjakan pada pembelian pupuknya. Program ini jarang ada di program APBDesa di Kabupaten Probolinggo, kami mencoba melobi Pemerintah Desa Sumberkembar dan Alhamdulillah dianggarkan dengan pagu Rp 50.700.000,” terangnya.
Muzammil mengharapkan karena benih yang diprogramkan ini benih unggul hibrida, maka produktivitas hasilnya bisa melimpah yang nanti outputnya petani bisa memperoleh pendapatan yang melimpah. Sehingga kebutuhan dasar hidupnya bisa terpenuhi. “Sebab 50 persen penerima manfaat ini hidupnya dibawah standart,” pungkasnya. Reporter Suyitno






