Daerah

Gubernur Bali Tunjuk Lihadnyana Menjadi Pj Bupati Buleleng 

×

Gubernur Bali Tunjuk Lihadnyana Menjadi Pj Bupati Buleleng 

Sebarkan artikel ini
Acara pengambilan sumpah dan pelantikan PJ Bupati Buleleng di Kantor Gubernur Bali, Sabtu (27/8)

Denpasar,sekilasmedia.com-
Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi mengambil sumpah dan melantik Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Provinsi Bali, I Ketut Lihadnyana  sebagai Pj Bupati Buleleng.

Pelantikan tersebut berdasarkan ketetapan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.51.5118 Tahun 2022 Tanggal 12 Agustus 2022, yang dilaksanakan di Gedung Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Sabtu (27/8/2022).

Gubernur menyampaikan, sebagai Pejabat Bupati Buleleng ke depan bukan hal yang mudah. Sebab kewenangan yang dimiliki dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tidak jauh beda dengan dengan kewenangan bupati definitif.

BACA JUGA :  Sukses Tangani Laka Menonjol, Sat Lantas Polres Jombang Raih Penghargaan

Oleh karena itu dalam melaksanakan program kerja di Kabupaten Buleleng hendaknya membangun kerjasama, sinergitas, kolaborasi yang baik antara pemangku kepentingan yang ada termasuk instansi vertikal.

“Ya karena dengan itu akan tercipta pemerintahan yang kondusif, terintegrasi dan produktif,” kata Gubernur Bali.

Sementara usai upacara pelantikan, Ketut Lihadnyana memaparkan rencana ke depannya akan berkoordinasi dengan Forkompida serta Sekda untuk merumuskan perencanaan APBD perubahan.

“Kami akan coba merancang APBD yang produktif, termasuk tata kelola pemerintahan akan coba ditata kembali,” sebutnya.

Selain itu, juga akan meningkatkan pelayanan publik di Buleleng. Prinsipnya, tugas pemerintah adalah mengadministrasi pembangunan sehingga masyarakat dapat merasa terlayani dan tidak merasa terbebani.

BACA JUGA :  Tinjau Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolri: Transportasi Laut Alternatif Kurangi Kemacetan Arus Mudik

“Keberhasilan itu kan apabila masyarakat merasa nyaman, dilayani. Setelah itu semua berkaitan dengan perizinan yang cepat, transparan, dan murah. Kalau mengenai infrastuktur yang kurang mari cek nanti, seperti jalan jalan produksi,” ungkapnya.

Lanjut Lihadnyana mengaku akan mengupayakan agar putra-putri Buleleng dapat sepenuhnya bekerja di daerahnya tanpa harus mencari pekerjaan di luar daerah.

“Kalau investasi masuk sebenarnya akan membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. Ini simpel sekali karena saya sebelumnya memang terjun di bidang kemiskinan, nanti kita lihat dan buktikan,” jelasnya.

Lihadnyana pun berjanji ke depannya akan meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat, UMKM, hingga masalah sampah. SN.