Daerah

Gandeng Unesa, Pemkot Mojokerto Gelar Kegiatan PKM Pascasarjana

×

Gandeng Unesa, Pemkot Mojokerto Gelar Kegiatan PKM Pascasarjana

Sebarkan artikel ini
direktur pasca sarjana prof Dr. Wasis M.Si bersama Kepada Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Mojokerto Amin Wachid S.Sos, MSi.

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya Tahun 2022 digelar dikota Mojokerto, Sabtu (3/9/2022).

Dalam kegiatan ini ada 2 agenda acara, yakni penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) yang digelar dipendopo dinas pendidikan dan kebudayaan kota Mojokerto jl Benteng Pancasila, dan yang kedua adalah pelaksanaan PKM Pascasarjana yang dilaksanakan di SMP 1 kota Mojokerto jl Gajah Masa.

Seperti diketahui ada beberapa program studi (Prodi) yang menjadi rekapitulasi kerjasama PKM Pasca kota Mojokerto, diantaranya S3 Manajemen pendidikan, S2 Manajemen pendidikan,S2 IPS, S2 PAUD, S2 pendidikan biologi, S2 Pendidikan bahasa Indonesia, S2 pendidikan olahraga,dan S3 matematika.

Perjanjian kerjasama ini langsung ditandatangani oleh pihak direktur pasca sarjana prof Dr. Wasis M.Si bersama Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Mojokerto Amin Wachid S.Sos, MSi.

BACA JUGA :  Pengendara Disiplin Prokes dan Tertib Lalin Jelang Nataru

Untuk diketahui lebih jelasnya, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, prodi S3 Manajemen Pendidikan, Pascasarjana UNESA menggelar kegiatan pelatihan penulisan best practice kepada Kepala SMP Negeri di Kota Mojokerto, Jawa Timur pada 03 September 2022.

Pelatihan tersebut diadakan secara daring yang dilakukan 2 minggu sebelumnya dalam wujud seminar kemudian ditindak lanjuti dengan praktik secara luring pada Sabtu, 03 September 2022 yang bertempat di SMPN 1 Mojokerto.

Pelatihan secara luring diikuti oleh 16 Kepala Sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada kegiatan tersebut, kepala sekolah diajak untuk mempresentasikan secara terbuka terhadap best practice yang telah disusun.

Kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan tujuan memperdalam wawasan dan cara berpikir yang kreatif inovatif dalam menyempurnakan best practice yang telah disusun.

Dr. Nunuk Hariyati, M.Pd selaku ketua pelaksana kegiatan PKM menyatakan bahwa best practice menjadi salah satu strategi yang efektif untuk mengimbaskan pengalaman dan ide kreatif dalam menyelesaikan permasalahan di sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas satuan pendidikan.

BACA JUGA :  Tak Sekadar Jaga Keamanan, Kapolsek Pacet Bangun Spiritualitas Lewat Jantiko Mantab

Menurutnya, pelatihan ini akan sangat efektif dan bermanfaat karena nantinya hasil karya kepala sekolah berupa best practice akan dijadikan sebagai karya Buku ber ISBN yang dapat dimiliki semua kalangan.

Dosen yang sekaligus menjabat sebagai ketua prodi S3 Manajemen Pendidikan tersebut mengatakan bahwa inisiasi pelatihan tersebut merupakan wujud aksi nyata UNESA sebagai LPTK yang juga bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang dapat mewujudkan upaya pemerataan pendidikan berkualitas.

“Saya berharap melalui kegiatan pelatihan ini dapat membangun energi positif bagi kepala sekolah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dengan langkah yang kreatif dan inovatif” ujar ketua pelaksana.

Ia juga menambahkan bahwa UNESA akan berkomitmen untuk terus menebar kontribusinya sebagai LPTK untuk meningkatkan pemerataan mutu pendidikan,” Pungkasnya.(*)