Daerah

Pemkab Lamongan Kenalkan Profesi Pada Siswa SDI Ar Raudlah Miru

×

Pemkab Lamongan Kenalkan Profesi Pada Siswa SDI Ar Raudlah Miru

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Sekilasmedia.com – Peduli akan masa depan generasi muda, Lamongan memberikan bekal baik secara akademik maupun non akademik kepada anak-anak di Lamongan. Hal itu bertujuan untuk menciptakan generasi emas tahun 2045, yangmana para generasi muda siap karena di masa mendatang akan memegang kendali menata Kabupaten Lamongan ini.

Pemkab Lamongan melakukan berbagai upaya mulai dari memberikan fasilitasi di bidang pendidikan berupa beasiswa kepada siswa berprestasi maupun kurang mampu, mendukung kegiatan non akademik seperti pramuka, atletik, kesenian, dan lainnya yang dilakukan oleh anak-anak di Lamongan.

Kini Pemkab Lamongan melakukan pengenalan profesi, yang dilakukan saat siswa-siswi SD Islam Ar Raudlah Miru Kecamatan Sekaran melakukan kunjungan dan pengenalan profesi, Kamis (29/9) di Gedung Sabha Dyaksa Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan Jl. KH. A. Dahlan No. 01 Lamongan.

BACA JUGA :  Polres Gresik Salurkan Dana BTPKLW  Kepada 625 Orang Pedagang  Gresik, Sekilasmedia.com -  Polres Gresik terus menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Kali ini giliran 625 pedagang di wilayah Selatan yakni Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom yang mendapat bantuan masing-masing Rp. 1,2 juta. BTPKLW merupakan program dari pemerintah pusat yang skema penyalurnya melibatkan TNI-Polri. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha khususnya di sektor usaha mikro di tengah pandemi. Proses penyaluran berlangsung di Pendopo Kecamatan Kedamean, Kamis (21/10/2021).  Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful  mengatakan, penerima bantuan dalam program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan. “Kemudian data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan,” ucap AKP Syaiful.  Sementara ditempat terpisah Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menjelaskan, bantuan uang tunai ini merupakan program bantuan dari pemerintah pusat yang teknis penyalurannya diamanahkan kepada jajaran Polres/ta setempat.  “Masing-masing pedagang kaki lima dan pemilik warung yang memenuhi indikator ini mendapat bantuan uang tunai sebesar 1,2 juta rupiah,” ungkapnya Perwira dua melati dipundaknya ini.  Lebih lanjut Akpol 2002 berpesan, penerima bantuan memanfaatkan BTPKLW secara optimal. “Tolong dimanfaatkan betul, karena ini bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat untuk meringankan para PKL dan pemilik warung,” pungkas Kapolres Gresik. (rud)

Hadir untuk menyambut kedatangan pelajar kelas 6 yang berjumlah 45 itu, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf menyampaikan ketersediaan kantor Pemkab yang dijadikan wisata edukasi bagi para pelajar. Karena dengan melakukan kunjungan di sana bisa menambah pengetahuan seputar profesi dan tupoksi pejabat di Lamongan.

“Kantor Pemkab ini boleh dijadikan wisata edukasi. Kalian berkeliling dan melihat untuk mengetahui profesi yang kami jalankan saat ini, sebagai pengetahuan dan bekal kalian saat kelak menempati kursi di sini,” tutur Pak Bro sapaan akrabnya.

Selanjutnya Pak Bro juga menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini dipastikan bisa menanamkan jiwa leadership dan juga workaholic kepada anak-anak dan dapat dijadikan bekal di masa mendatang.

“Melihat potensi yang dimiliki siswa-siswi dari penampilan membaca ayat suci, pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris saya kagum. Akan tetapi akan menambah kualitas potensi akademiknya denga dikenalkan secara langsung melalui kegiatan ini,” jelas Pak Bro.

BACA JUGA :  Kapolri ke Polda Jajaran: Antisipasi Pertumbuhan Covid-19 dan Maksimalkan Persiapan Event Internasional

Lebih lanjut Pak Bro memberikan arahan kepada siswi-siswi agar melakukan kunjungan pula ke situs wisata bersejarah di sekitar gedung Pemkab Lamongan, yaitu ke Masjid Agung Lamongan yang meyimpan sejarah kisah Putri Andansari, Putri Andanwangi, Panji Laras, dan Panji Liris. Lalu berziarah ke makam Bupati pertama di Lamongan yakni Ronggohadi dan makam Mbah Sabilan. Hal tersebut berguna untuk memperkenalkan sejarah daerahnya.

“Jangan di gedung Pemkab saja. Nanti didampingi Ibu Siti Rubikah selaku Kepala Dinas Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan berkunjung ke Masjid Agung, ke Makam Ronggohadi dan Mbak Sabilan untuk mengenal lebih dekat sejarah Lamongan,” pungkasnya. (rud)