Daerah

Kunker, Menteri Sosial Tri Risma Serahkan Mesin Penangkap Ikan Dan Bansos

×

Kunker, Menteri Sosial Tri Risma Serahkan Mesin Penangkap Ikan Dan Bansos

Sebarkan artikel ini

Gresik,sekilasmedia.com – Kunjungan kerja Menteri Sosial RI Tri Rismaharini di Kabupaten Gresik pada Sabtu (20/10/2022), didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyerahan 84 unit mesin penangkap ikan merk Kubota 11 Pk untuk nelayan Lumpur dan Kelurahan Kroman Kecamatan Gresik, sekaligus bantuan sosial.

Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan bantuan ini untuk memberikan semangat dan memudahkan nelayan dalam melaut. Agar, hasil tangkapan ikan bisa maksimal dan dapat menambah nilai ekonomi. Ini, tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan keluarga.

Ditambahkan oleh Mantan Walikota Surabaya 2 periode tersebut bahwa pihaknya juga akan memberikan modal. Bantuan modal disetahkan melalui koperasi simpan pinjam dengan bunga yang dapat disepakati oleh kelompok usaha bersama (KUBE), nelayan Kelurahan Lumpur.

“Ini untuk menghindari nelayan, yang akan melaut agar tidak terjerat ke rentenir maupun bank titil seperti yang disampaikan oleh bupati,” katanya.

BACA JUGA :  Koalisi Jurnalis Pasuruan Raya, Menolak Secara Tegas Revisi UU Penyiaran Tahun 2002

Disamping itu, Bu Risma juga akan berencana memberikan pelatihan cara mengolah ikan kepada istri nelayan. Hal ini menurut Mensos, untuk mengantisipasi hasil tangkap ikan mengalami harga yang murah saat dijual.

“Jika saat harga jual murah sisanya bisa diolah menjadi makanan jadi. Agar dapat dijual kemasan, sisanya dapat dimasak untuk dikonsumsi,” tambahnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani dalam kesempatan ini melaporkan kepada Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bahwa alat atau mesin penangkap ikan sangat dibutuhkan oleh para nelayan. Disamping itu, insya Allah di Desa Lumpur sedianya akan dibangun SPBN (stasiun pengisian bahan bakar nelayan) untuk kebutuhan BBM bagi nelatan.

Pembangunan SPBN itu sendiri, sambung Gus Yani dilatarbelakangi mahalnya harga dan ketersediaan BBM karena permainan para tengkulak sehingga menyulitkan para nelayan untuk mencari ikan maupun dalam menjual ikan hasil tangkapnya karena harga murah. Sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan nelayan.

BACA JUGA :  *Danramil 0815/11 Bersama Forpimka Saksikan Pelantikan Perangkat Desa Randuharjo* -

” Untuk itu, pemkab Gresik berkomitmen menggandeng BUMD Gresik Migas untuk fokus menyediakan PSBN dengan kuota BBM Solar subsidi khusus nelayan serta Bank Daerah Gresik untuk pemberian modal dengan bungah rendah kepada nelayan dalam rangka memerangi bank titil, selain pemberdayaan peran koperasi nelayan yang sudah terbentuk sebelumnya. Untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tambahnya.

Untuk SPBN rencananya ada 5 lokasi yaitu di Campurejo Panceng, Pangkah Wetan, Randuboto Sidayu, Mengare Bungaj dan Kelurahan Lumpur Gresik, sebut Gus Yani.
Selain Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, juga jajaran Kementrian Sosial RI, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris DPC PDIP Gresik sekaligus anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Azis dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Lurah Lumpur Rizky serta para nelayan Lumpur dan Kroman.
(rud)