Lamongan, Sekilasmedia.com – Misteri, Korban Pria paruh baya Patolah(60) tewas dalam keadaan tengkurap di depan Gubuk,di Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban Desa Dateng Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan pada Selasa (4/10/ 2022) lalu.
Di ketahui Korban Patolah (60) Pekebun
Beralamat Desa Dateng RT 001 RW 001 Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan hendak berangkat menuju ke lahan kontrak yang berada di Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban Desa Dateng di perkirakan Pukul 06:00 WIB.
Selanjutnya sekira pukul 12.00 WIB anaknya M. Abdus Syukur (28) datang ke lahan yang dikontrak dengan tujuan mengantar Air Galon dan Kopi serta sudah mendapati Bapaknya ( Patolah) tertelungkup di depan Gubuk.
Kemudian M. Abdus Syukur mencoba untuk membangunkan dengan cara memegang pundak, akan tetapi korban sudah tidak bisa dibangunkan dan dalam keadaan kaku, setelah itu anaknya memberitahu kepada saudaranya Sholikan (46) dan Ibunya Sukarmu.
Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si.melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan Kejadian tersebut bahwa adanya korban meninggal Pria paruh baya Patolah(60) tewas dalam keadaan tengkurap di depan Gubuk,di Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban Desa Dateng Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Ungkap Kasat Reskrim Komang Yogi.
Tidak hanya itu, Korban setiap harinya sering bepergian ke ladang yang dikontrak di Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban Desa Dateng Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan.
” Kita dari Polres Lamongan sudah melakukan tindakan Kepolisian, yang pertama mendatangi TKP bersama dengan Polsek kemudian melakukan olah TKP di lokasi dan melakukan penyisiran serta mengecek sekilas untuk kondisi mayat dengan didampingi dokter.” Papar Komang.
“Dari keterangan Anak Korban (Saksi) Korban tidak mempunyai riwayat sakit apapun serta Keluarga korban meminta untuk dilakukan Otopsi.” Tegas Kasat Reskrim Komang saat di Mapolres.
Lanjut Kasat Reskrim Komang, menuturkan ditemukan luka lecet di tangan kiri dan lecet pada punggung selain itu ada benjolan pada kepala bagian belakang dengan Mulut mengeluarkan darah.
Sementara untuk kondisi mayat yang bersangkutan menunggu hasil otopsi kemungkinan 7 hari ke depannya, terangnya.
Dari hal tersebut, melakukan pemeriksaan terkait dengan saksi, selain itu juga dari pihak keluarga korban ataupun mungkin saksi-saksi yang ada di TKP untuk perkembangan lebih lanjut.
” Karena ini memang masih dalam proses penyelidikan dan yang mana nantinya kepastian tersebut akan dijelaskan oleh dokter melalui hasil otopsi. ” Pungkasnya.(rud)






