Gresik, Sekilasmedia.com – Gerbong mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik kembali bergulir.
Sebanyak 129 orang ASN yang dimutasi kali ini meliputi Jabatan Pengawas Tinggi Pratama 8 orang, Administrator 26 orang, Pengawas 45 orang, Kepala Puskesmas 3 orang, Kepala Sekolah 23 orang dan Fungsional 24 orang.
Setelah melantik dan sumpah janji para ASN tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi jangan hanya berhenti sebagai tagline, tapi koordinasi antar dinas harus dilakukan dengan baik.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, mboten saget Pak. Ego sektoral secara bertahap harus dikurangi, sehingga pelayanan terbaik kepada masyarakat bisa kita lakukan,” kata Gus Yani.
Untuk pelayanan terbaik dan merata kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan, Bupati termuda di kota Pudak ini juga memberikan target terkait rencana program pembangunan Rumah Sakit di wilayah Gresik Selatan.
Menurutnya hal ini menjadi PR bersama yang harus diselesaikan paling lambat akhir 2023.
Selain itu, Gus Yani juga menyampaikan pesan khusus kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) yg baru, Hari Syawaluddin agar memperkuat dan update data. Sebab, data Dukcapil jadi acuan semua Dinas. Dinas apa pun butuh data awal dari Dukcapil.
“Buat KTP itu bukan program tapi kewajiban rutin. Buatlah program kolaboratif yang pada akhirnya memberikan layanan terbaik buat masyarakat,” tegasnya. (rud)






