
Blitar, Sekilasmedia.com-Tuntut percepatan dan pemerataan pembangunan infrastuktur di wilayah Blitar Selatan, Aliansi Masyarakat Blitar Selatan Menggugat (AMBSM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pemkab Blitar di Kanigoro. Senin (16/1/2023)
Percepatan pembangunan infrastruktur berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara merata dan berkeadilan. Dengan kata lain keberadaan infrastruktur memang sudah sepantasnya menjadi prioritas dalam pembangunan di Kabupaten Blitar.
Berdasarkan data di pers realese yang diterima Sekilasmedia.com, APBD Kabupaten Blitar tahun 2020 sebesar Rp 2,5 trilyun, APBD tahun 2021 sebesar Rp 2.2 trilyun. APBD tahun 2022 Rp 2,3 trilyun, sedangkan tahun 2023 ini sebesar Rp 2,4 trilyun.
Salah satu perwakilan pengunjuk rasa, Sutarto mengatakan bahwa jadikan Blitar Selatan sebagai skala prioritas pembangunan infrastruktur dan segera direalisasikan
“Segera percepat pembangunan infrastruktur di Blitar Selatan, segera laksanakan program pembangunan sesuai visi misi Bupati Blitar, sejahterakan rakyatmu, jangan sengsarakan rakyatmu. Jadilah Bupati perempuan yang tangguh dan tegas, harus punya ahli telaah yang profesional biar tidak tergelincir dalam politik praktis dalam menjalankan roda pemerintahan, ” kata Sutarto disela sela orator lain berorasi.
Massa ditemui Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Mujib, serta sejumlah Kepala OPD Pemkab Blitar.
Menanggapi tuntutan Aliansi Masyarakat Blitar Selatan, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Blitar sepakat menyetujui alokasi anggaran untuk Blitar Selatan berjumlah 70 persen dari total APBD 2023.
Rahmat Santoso juga menjamin bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar bisa melakukan perbaikan infrastruktur terutama jalan di wilayah Blitar Selatan pada tahun 2023 ini.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono mengatakan bahwa di tahun 2023 ini pemerintah Kabupaten Blitar telah mengalokasikan anggaran lebih besar untuk wilayah Blitar Selatan.
Total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan di wilayah Blitar Selatan mencapai Rp 52 miliar, ditambah nanti anggaran PAK.
Diharapkan dengan anggaran yang berlebih tersebut permasalahan jalan rusak di wilayah Blitar Selatan bisa segera teratasi. ddg






