
Gresik,sekilasmedia.com – Sebagai upaya mendekatkan diri dengan warga Gresik, hari ini PKS Gresik menggelar Lomba Lato-Lato di halaman Kantor DPD PKS Gresik, pada Minggu (1/1/2023).
Acara yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja ini, terdapat dua kategori usia, yakni kategori dibawah 17 tahun dan kategori diatas 17 tahun. Dan acara yang diinisiasi Partai Keadilan sejahtera (PKS) Kabupaten Gresik ini, ternyata mendapat antusias yang besar dari masyarakat.
Menurut ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhamad Kohar bahwa tujuan diadakannya kegiatan lomba lato-lato ini, pertama merupakan mainan tradisional, maka perlu dilestarikan, sekaligus menjauhkan anak-anak dari gadget. Disamping itu, tujuan utama adalah mendekatkan diri (PKS) dengan masyarakat.
” Mudah-mudahan kegiatan ini, bisa diselenggarakan untuk waktu mendatang. Kedepan kita akan mengadakan lomba lainnya yang bersifat tradisional dan mengedukasi anak-anak dan remaja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Lato-Lato Adi Wisnugraha yang mendampingi Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhamad Kohar mengatakan bahwa lomba ini yang diselenggarakan Partai Keadilan Sejahtera ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dimana antusias dari masyarakat begitu tinggi. Terbukti ada 116 orang peserta.
” Kategori dibawah 17 tahun diikuti 106 peserta anak-anak dan kategori di atas 17 tahun diikuti 10 peserta remaja. Meski tadi juga banyak yang daftar namun terbatas waktu,” ungkap dia.
Disampaikan juga, pada lomba laro-lato yang baru pertama kali di selenggarakan ini, sesuai penilaian dewan juri maka untuk kategori usia di atas 17 tahun, juara 1 Junaedi, mendapat uang pembinaan Rp. 1 Juta, juara 2 Mahendra mendapat Rp. 750 ribu, dan juara 3 Saiful Bahri mendapat uang pembinaan Rp. 500 ribu.
Sedangkan kategori dibawah usia 17 tahun, masih berlangsung babak penyisihan.
Pada kesempatan ini, salah satu pemenang juara 1 Lato-Lato kategori diatas 17 tahun Junaedi kepada awak media mengatakan sangat bersyukur bisa menyabet juara 1 dan berterima kasih kepada panitia lomba yang menyelenggarakan kegiatan lomba lato-lato tersebut.
” Mudah-mudahan lomba ini bisa diadakan tiap tahun. Hal ini untuk menumbuhkan semangat anak-anak dan remaja melestarikan permainan tradisional sekaligus bangga akan permainan milik kita sendiri, ” pungkasnya dengan bangga. (rud)






