Daerah

5 Isu Penting Disampaikan Wabup Di Musda Ke-11 Aisyiyah Gresik

×

5 Isu Penting Disampaikan Wabup Di Musda Ke-11 Aisyiyah Gresik

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Aisyiyah Kabupaten Gresik, Minggu (05/02). Mengangkat tema ‘Aisyiyah Gerakan Perempuan Berkemajuan Membangun Peradaban’, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah.

Beberapa tokoh tersebut di antaranya Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik H. Moh In’am, Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Idha Rahayuningsih, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Gresik.

Dihadapan peserta Musda, Wabup menyampaikan beberapa isu terkait peranan perempuan yang ada di Kabupaten Gresik. Yang pertama adalah isu terkait pendidikan, isu terkait stunting, isu ekonomi, isu politik, dan yang terakhir adalah isu lingkungan terkait sampah.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Pantau Vaksinasi Gotong Royong Covid-19 PT. Roman Ceramic International

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik menitip beberapa hal tersebut, untuk bisa dibahas dan dijadikan program lewat Musda hari ini,” ujar Wabup.

Wabup menilai bahwa peranan organisasi perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam penyelesaian isu-isu yang telah disebutkan. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang siap untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai _stakeholder_ untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Sobat Wong Kito Saksikan Live Streaming Rapat Kerja Nasional Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia Tahun 2025

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah mengaku terkesan dengan Aisyiyah Gresik. Hal ini lantaran Aisyiyah Gresik di nilai sigap dalam penyelenggaraan Musda.

“Agenda kegiatan hari ini adalah pelaporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, kemudian penyusunan program kerja yang akan datang, dan pemilihan pimpinan periode 2022-2027. Musda ini sangat penting, karena meletakkan dasar-dasar kiprah Aisyiyah pada periode yang akan datang,” ungkap Siti Asmah. (rud)