
Gresik, Sekilasmedia.com – Trate Ta’jil Market (TTM) di ruas jalan Abdul Kharim Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik pada Jumat (24/3/2023) sore secara resmi dibuka.
Ceremony peresmian dilakukan di depan gedung yayasan PPNUT jalan Abdul Kharim Gresik diawali dengan beberapa penampilan Pentas Seni dan Da’i Cilik dari siswa-siswi PPNUT Gresik, dilanjutkan sambutan dari Camat Gresik Ari Wicaksono, Diskoperindag dan Kemenag Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui Kepala Dinas Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah secara simbolis meresmikan bazar yang disore hari menjajakan bermacam kuliner khas Gresik selama Ramadhan 1444H/2023M ini.
Malahatul Fardah mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kelurahan Trate bersama Pokdarwisnya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan yang bisa mengangkat ekonomi UMKM setempat.
“Menindaklanjuti One Week Program Senen kemarin, harapannya Bapak Bupati Gresik UMKM bisa tumbuh dan naik kelas. Ini dibuktikan di Kecamatan Gresik yakni Kelurahan Trate sudah memulai dengan Trate Ta’jil Market ini,” ungkap Malahatul Fardah, Jumat (24/3/2023).
“Karena UMKM kita ini jumlahnya ada 60.300, luar biasa. UMKM telah memberikan kontribusi kepada PDRB Nasional sebesar 8,81 trilyun. Meskipun ada Pandemi Covid, UMKM tetap bisa jalan,” imbuhnya.
Kepada Pak Lurah Trate beserta jajarannya yang telah membuat TTM yang diikuti oleh 90 UMKM lokal ini, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan Terima Kasih, tutupnya.
Dalam rangkaian acara peresmian ini, Kemenag Kabupaten Gresik juga melaunching Kelurahan Trate sebagai Kampung Halal atas UMKM yang ada di Kelurahan tersebut.
Menurut Muhammad Ali Faiq Ketua Satgas Halal dari Kemenag Kabupaten Gresik, sebelumnya Timnya sudah turun di beberapa daerah untuk mensurvey UMKM asli wilayah setempat yang masuk kriteria Halal.
“Kita lihat, kita teliti mulai dari cara mendapatkannya serta cara pengemasannya sehingga kita berani menetapkan kampung Trate dengan sekitar 27 UMKM ini sebagai Kampung Halal,” kata Muhammad Ali Faiq, Jumat (24/3/2023).
Lebih lanjut Faiq menuturkan, harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik agar semua UMKM mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat Halal secara gratis sebelum Oktober 2024.
“Ini merupakan hal baru karena di tahun-tahun sebelumnya belum ada Kampung Halal dengan sertifikat Halal. Insya Allah di Jawa Timur baru ada hanya 5 Launching Kampung Halal ini. Silahkan disampaikan kepada UMKM yang belum bersertifikat Halal untuk segera mendaftarkan mumpung masih gratis,” pungkasnya.(rud)






