Palembang,Sekilasmedia.com-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru (HD), menghadiri acara silaturahmi sekaligus pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Sumsel periode 2026-2031. Kegiatan yang berlangsung meriah di Hotel Swarna Dwipa Palembang pada Rabu (9/9/2026) ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Sungsul.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan peran strategis IWSS di tengah arus globalisasi. Ia menyatakan bahwa organisasi ini memiliki tiga tugas utama: menghormati budaya lokal di mana pun anggotanya berada, menjadi benteng terhadap masuknya budaya asing yang tidak sesuai, serta melestarikan warisan leluhur.
“Saya berharap kepengurusan baru ini dapat berperan aktif membina perempuan agar mampu membela diri dan menjaga kehormatan, sehingga tidak mudah direndahkan dan mampu berdiri sejajar dengan kaum laki-laki,” tegas Herman Deru.
Fokus Penanganan Kekerasan dan Tanggap Bencana
Acara pelantikan juga menandai dimulainya program kerja baru di bawah kepemimpinan Ketua PW IWSS Sumsel, Andi Siti Nurbaya, AMS, dengan Ketua Pelaksana Rizky Maylan Sari, S.Psi. (Kiki Kirana). Salah satu sorotan utama adalah penunjukan Ramziatus Sa’adah, S.H., M.Hum., dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah, sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM.
Ramziatus mengungkapkan bahwa bidang hukum akan memprioritaskan penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap laki-laki maupun perempuan, kekerasan seksual, serta perlindungan anak dari pelecehan dan perundungan (bullying). “Harapan kami, tidak ada lagi anak-anak yang terlantar atau menjadi korban kekerasan. Kami akan bergerak cepat sesuai amanah,” ujarnya.
“Selain isu hukum, IWSS Sumsel juga menyiapkan strategi tanggap bencana, khususnya menghadapi ancaman kabut asap yang berpotensi menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada lansia. Koordinasi juga dilakukan dengan Bidang Kerohanian untuk mengadakan ceramah agama guna memperkuat spiritualitas anggota.
Sinergi dengan Pemerintah dan Pelestarian Adat
Ketua Umum IWSS Pusat, Dra. Hj. Andi Nurhiyari, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa IWSS kini telah berkembang di 36 provinsi di Indonesia hingga ke luar negeri. Ia berpesan kepada pengurus Sumsel untuk senantiasa menjaga nama baik masyarakat Sulawesi Selatan dan bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.
Hal serupa disampaikan oleh Ketua BPW KKSS Sumsel, H. Syamsudin, S.H., M.H., yang berharap kepengurusan baru dapat terus mendukung program pemerintah daerah.
“Acara pelantikan ini kental dengan nuansa adat Bugis, menyatukan perantau dari berbagai daerah asal seperti Bugis, Pinrang, dan Wajo. Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel, menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap keberadaan komunitas perantau Sulawesi Selatan di Bumi Sriwijaya.






