Daerah

Menjelang Idul Adha, Penyakit LSD Serang 153 Sapi di Kab Pasuruan

×

Menjelang Idul Adha, Penyakit LSD Serang 153 Sapi di Kab Pasuruan

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, Sekilasmedia.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) banyak terjadi di Kabupaten Pasuruan, LSD ini terhitung sampai saat ini menyerang 153 ekor sapi milik para peternak di 13 kecamatan, terutama di wilayah dengan populasi sapi potong terbanyak, seperti Sukorejo, Gempol dan Kecamatan Rembang di Kabupaten Pasuruan.

 

LSD adalah penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV) yang merupakan virus bermateri genetik DNA dari genus Capripoxvirus dan famili Poxviridae.

 

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, “menjelaskan, tren merebaknya penyakit LSD menjadi naik dengan rata-rata kejadian 3-6 ekor sapi per satu hari. Bahkan ada yang sampai 10 hari. Rata-rata, sapi yang terserang dalam sebulan terakhir adalah ternak yang belum divaksin”.

BACA JUGA :  Turnamen Futsal SLTA Se-Labuhanbatu Raya Piala Bergilir Ketua Yayasan ULB Cup 4 Resmi Dibuka, 26 Tim Bertanding

 

Meski banyak yang terserang, namun sudah banyak ternak yang sembuh setelah diobati dan treatment pendukung lainnya. Kata Gus Irsyad-sapaan akrab Bupati Pasuruan ini, ada 1 ekor sapi perah yang mati akibat LSD, dan ternyata setelah diidentifikasi, sapi tersebut masih pedet sehingga daya tahan tubuhnya masih rendah.

 

“Ada satu ekor yang mati milik peternak sapi perah di Kecamatan Bangil. Dari penelusuran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, ternyata sapinya masih anakan atau pedet, bisa jadi kekebalan tubuhnya masih belum terbentuk sempurna,” ucapnya, Kamis (8/6/2023).

 

Dengan banyaknya sapi yang terserang LSD, Gus Irsyad mengajak para pemilik ternak untuk merelakan ternaknya divaksin. Selain itu, kesadaran untuk meningkatkan bio security harus diperhatikan betul. Mulai dari penyemprotan kandang dengan menggunakan desinfektan, pengawasan lalu lintas ternak dan langkah antisipatif lainnya.

BACA JUGA :  Reses di Kota Malang, Abu Bakar Pastikan LPG 3 Kg Aman Hingga Lebaran

 

“Vaksinasi sedang jalan ada sekitar 1500 dosis.  Saya minta warga bisa memahami pentingnya vaksinasi ternak. Pemkab Pasuruan sudah memberikan obat dan desinfektan ke semua kecamatan terdampak. Termasuk menerjunkan personel untuk mengawasi lalu lintas ternak dari luar daerah dan langkah lainnya,” ujarnya.

 

M. Syafi selaku Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, turut memberikan komentarnya “kami pemantauan dan monitoring secara berkala kepada semua peternak dan di seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, agar masyarakat merasa tenang dan tidak was – was saat membeli hewan qurban”, tutupnya. (iL/hn)