Daerah

Tingkatkan Produksi Ternak, DPRD Kota Mojokerto Komisi III Berikan Sosialisasi Penanggulangan Penyakit Hewan

×

Tingkatkan Produksi Ternak, DPRD Kota Mojokerto Komisi III Berikan Sosialisasi Penanggulangan Penyakit Hewan

Sebarkan artikel ini
DPRD Kota Mojokerto dari Komisi III Nuryono Sugi Raharjo, SH, didampingi dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang bertugas sebagai kepala rumah sakit hewan Jawa timur Drh. Fitri Istianah

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Guna meningkatkan produksi ternak di kota Mojokerto, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ( DKPP ) Kota Mojokerto menggelar acara sosialisasi penyakit hewan strategis pada sapi dan kambing, dengan tema ” Vaksin Tuntas, Ternak berkualitas, pada Selasa ( 6/6/2023).

Dalam kesempatan ini tampak hadir Plt Kepala DKPP Kota Mojokerto Moch hekamarta Fanani, DPRD Kota Mojokerto dari Komisi III Nuryono Sugi Raharjo, SH, dan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang bertugas sebagai kepala rumah sakit hewan Jawa timur Drh. Fitri Istianah, beserta para peternak sapi dan kambing Se- Kota Mojokerto.

DPRD Kota Mojokerto dari Komisi III Nuryono Sugi Raharjo mengatakan sangat berbahagia bisa bertemu dengan para peternak kota Mojokerto, dulu saya juga sebagai peternak sapi dan saya jual di pasar hewan.

” Saya juga masih tertarik dengan bisnis ternak sapi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kota Mojokerto Menggelar Millenial Job Fair Selama 3 Hari

Sesuai dengan tugas kami sebagai anggota dewan Kota Mojokerto, kami mempunyai fungsi penganggaran, fungsi legislasi dan fungsi pengawasan. Kami butuh usulan pada hari, dari para peternak yang hadir kali ini.

” Barangkali ada yang mengusulkan soal anggaran yang berkaitan dengan peternak sapi dan kambing, juga bisa disampaikan diacara ini,” ujarnya.

Kepala Plt DKPP Kota Mojokerto Moch hekamarta Fanani menyampaikan bahwa Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi saat sejumlah 50 orang terdiri dari peternak sapi dan kambing.

Untuk diketahui tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peternak mengenai penyakit beserta cara penanggulangannya.

Selain itu, lanjutnya, untuk meningkatkan pengetahuan peternak mengenai pencegahan dan penyebaran penyakit, juga untuk meningkatkan produksi ternak di kota Mojokerto,” jelasnya.

Seperti diketahui, banyak kejadian penyakit yang menerjang hewan ternak, seperti PMK,
Alhamdulillah PMK sudah bisa teratasi di Kota Mojokerto.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68, Polres Pasuruan Salurkan Air Bersih Untuk Masyarakat

” Saat ini lagi gencar penyakit LSD, namun dari 100 dosis vaksin LSD yang sudah kita terima sudah bisa dilaksanakan dengan maksimal 100 persen,” tandasnya.

Ditempat yang sama Drh. Fitri Istianah Kepala Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Timur menyampaikan, agar semua peternak melakukan vaksinasi pada hewan ternak, sebab vaksinasi ini merupakan ketahanan hewan.

” Saat ini lagi ada penyakit yang disebut LSD, untuk Kota Mojokerto dilaporkan hanya ada 6 ekor yang terjangkit LSD.

Ditambahkan Fitri, LSD atau Lumpy Skin Disease adalah penyakit menular penyebabnya Virus dari Poxviridae. Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung, dan perut,” jelasnya.

” Namun yang perlu kita syukuri untuk Kota Mojokerto sudah menyelesaikan vaksin LSD secara tuntas seratus persen,” tutupnya. (wo).