
Badung,sekilasmedia.com-
Seorang pria bernama Imam Ghozali alias Galih (42) asal Jombang, Jawa Timur, ditemukan tidak bernyawa di Pantai Legian, depan The Stones Hotel, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Sebelum meninggal korban sempat minum-minuman keras jenis anggur merah bersama seorang teman. Namun untuk penyebab tewasnya masih diselidiki polisi.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Senin (23/10) menerangkan, kasus ini bermula pada Minggu (22/10) pukul 00.05 Wita, korban Galih yang beralamat tinggal di Jimbaran, menjemput teman wanitanya Intan (21) asal Manado Sulawesi Utara, menggunakan sepeda motor di sebuah kos Jalan Tuan Lange, Kuta.
Kemudian Galih membonceng Intan menuju salah satu warung di Jalan Raya Kuta, untuk membeli satu botol anggur merah, rokok satu bungkus dan satu botol air mineral. Selanjutnya keduanya menuju ke Pantai Legian.
“Tibanya di Jalan Pantai Legian korban langsung memarkir motornya, mereka lalu berjalan menuju tepi pantai untuk mencari lokasi minum,” terang Sukadi.
Setelah mencari kesana sani akhirnya mereka menemukan lokasi pas untuk minum anggur merah. Galih dan Intan duduk bersama di pinggir pantai depan balai istirahat. Lalu Galih membuka botol anggur merah dan minum bersama Intan menggunakan gelas plastik.
Berselang 30 menit kemudian usai menenggak anggur merah kurang lebih empat kali, tiba tiba Galih jatuh dari tempat duduknya dengan posisi tengkurap. Intan yang kaget langsung memanggil manggil korban, selanjutnya Intan membalikkan tubuh Galih dan nafasnya ngorok. Mengetahui itu Intan minta tolong kepada beberapa orang yang kebetulan sedang minum di sebelahnya.
Setelah dilihat oleh salah satu orang dan dibilangnya korban lagi mabuk atau mungkin lagi kecapek,an, sehingga korban ditinggal sendirian. Lalu perempuan asal Manado itu ikut gabung minum bersama dengan empat orang yang baru dia kenal di TKP.
“Korban saat itu dibiarkan terbaring sendirian di pasar, yang jaraknya sekitar 5 meter dari tempat mereka minum,” kata Sukadi.
Dua puluh menit berlalu, Intan yang asyik minum dengan beberapa pria kemudian balik mendatangi Galih dan tiba tiba berteriak minta tolong ke salah satu pria untuk kembali mengecek korban. Setelah dicek ternyata dipergelangan tangan dan leher sudah tidak ada berdenyut. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kuta.
“Jasad korban langsung dibawa ke RSUP Prof Ngoerah. Dugaan sementara penyebab kematian korban karena sakit, tapi ini masih dalam penyelidikan,” tutupnya. SN.






