
Sidoarjo, Sekilasmedia.com Subandi mengunjungi Desa di Kecamatan Prambon yang diterjang angin puting beliung, Senin (5/2) di Desa Wonokerto. Hujan lebat diserta angin puting beliung terjadi kemarin sore, menerjang 3 Desa di Kecamatan Prambon.
Desa yang terkena puting beliung di Kecamatan Prambon yakni Desa Bendo Tretek, 100 rumah mengalami kerusakan, Desa Watutulis 8 rumah, dan yang paling parah Desa Kedung Wonokerto sekitar 200 lebih rumah yang mengalami kerusahan.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Sidoarjo, serta camat dan Forkopimka Kecamatan Prambon. Sampai saat ini belum ditaksir berapa kerugian dari kerusakan rumahan akibat puting beliung.
BACA JUGA : 50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga. “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)
“Hari ini saya suruh mendata semuanya, yang rumahnya roboh, genting atau asbesnya hilang, untuk mendapat bantuan dari pemerintah daerah. Dengan cuaca yang tidak memungkinkan saya minta segera ditangani, jangan menunggu lama – lama. Karena Tingkat kerusakan ada yang 30 – 40 persen,” jelasnya.
Ia juga menegaskan kalau tidak segera ditangani, akan berteduh Dimana?. Apalagi kalau terjadi seperti kemarin, melihat berita dari medsos saja kekuatan anginnya luar biasa.
“Saya juga tadi menyampaikan kepada kepala desa, kalau ada warga yang sakit, atau musibah seperti ini, langsung bawa ke RSUD Sidoarjo. Sebagai pimpinan daerah kita bisa tahu setiap warga yang sakit segera ditangani,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menugaskan OPD, yakni BPBD mendata terkait untuk pemberian bantuan kepada korban putting beliung. Dinsos untuk bantuan sembako bagi warga yang terkena musibah. Untuk sementara BPBD memberikan bantuan terpal bagi yang rumahnya roboh, atau atap rumahnya hilang.
Data dari BPBD Sidoarjo, bencana putting beliung kemarin ada 1 korban jiwa yang meninggal atas nama Nurkilila, Perempuan berusia 65 tahun warga RT 5, RW 4, Dusun Tanggungan, Desa Kedungwonokerto. Korban luka- luka 1 orang atas nama Misna, Perempuan 70 tahundari Desa Kedungwonokerto mengalami patah tulang tangan kiri, dirujuk ke Rumaha Sakit Yapalis Krian. (sud)