Daerah

Kenalkan TOGA dan Pengobatan Tradisonal, Kelurahan Wates Punya Edu Wisata SI HEBAT

×

Kenalkan TOGA dan Pengobatan Tradisonal, Kelurahan Wates Punya Edu Wisata SI HEBAT

Sebarkan artikel ini
Pengunjung dari Dharma Wanita membeli berbagai hasil olahan TOGA di Edu Wisata SI HEBAT

Mojokerto ,Sekilasmedia.com– Masyarakat Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto kompak mengembangkan inovasi wisata edukasi SI HEBAT (Sinau Herbal Bareng Asman dan Yankestrad). Inovasi ini berlokasi di Taman Wisata Edukasi Herbal Yankestrad Asuhan Mandiri Pancawati, Jalan Murbei, Perumahan Magersari Indah.

Sesuai penamaannya, inovasi tersebut dipelopori oleh Kelompok Asman (Asuhan Mandiri) terdiri dari warga yang mempunyai minat dalam pengobatan herbal. Serta Paguyuban Yankestrad (Pelayanan Kesehatan Tradisional) “Sugih Waras” yang merupkan para praktisi pengobatan tradisonal di lingkungan Kelurahan Wates.

“Pengunjung dapat belajar mengenal beragam jenis tanaman herbal, pemanfaatan tanaman obat keluarga dan praktek menanam tanaman obat keluarga serta meracik minuman herbal/jamu merupakan sarana belajar yang aplikatif dan menyenangkan,” terang Penanggungjawab Yankestrad, Irra Repelita.

BACA JUGA :  Sukses Produksi Spring Bed, Sofa,Meja dan Kursi,ini Kata Pemuda Karang Taruna Karya Murni Jaya

Di taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) tersebut terdapat setidaknya 75 (tujuh puluh lima) jenis tanaman Toga. Selain mendapat pengetahuan pemanfaatan, pengelolahan, dan cara budidaya, pengunjung juga bisa membeli bibit tanaman herbal sebagai buah tangan untuk dibawa pulang.

Edu-wisata tersebut dapat diakses oleh berbagai usia. Mulai dari para siswa pra sekolah, TK, sampai tingkat mahasiswa, rombongan PKK, Dharma Wanita, ataupun komunitas masyarakat lainnya.

BACA JUGA :  50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

Selain memperkenalkan pemanfaatan ramuan herbal/jamu untuk kesehatan, inovasi ini juga mengedukasi pengunjung mengenai akupresure yang bisa dilakukan dengan mudah secara mandiri.

“Kami ingin memandirikan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan gangguan ringan dengan pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan ketrampilan akupresure,” tamabh sosok yang akrab disapa Irra ini.

Wujud keseriusan dan kesungguhan melaksanakan inovasi ini dibuktikan dengan ditetapkannya SI HEBAT melalui surat Keputusan Lurah Wates nomor: 400.1.5.3/67/417.701.6/2023 tanggal 8 November 2023 tentang Penetapan Inovasi Kegiatan Sinau Herbal Bareng Yankestrad (SI HEBAT) Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.