Peristiwa

Puting Beliung Robohkan Beringin Besar di Darmasaba, Jalan Utama Lumpuh

×

Puting Beliung Robohkan Beringin Besar di Darmasaba, Jalan Utama Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD melakukan proses evakuasi terhadap pohon beringin yang tumbang karena menutup jalur utama. ( Foto: Sini))? H5

Badung, Sekilasmedia.com –Diterjang angin puting beliung dua pohon beringin berukuran raksasa tumbang dan menutupi akses jalan utama Abiansemal – Denpasar. Pohon itu juga menimpa kabel PLN dan menyebabkan gangguan kelistrikan di sekitar lokasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/2) pukul 14.00 Wita, agin dengan kecepatan tinggi menerjang Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Tak hanya merobohkan pohon beringin ukuran besar, angin juga memporak porandakan sejumlah rumah dan pura yang ada di sekitar. Pihak PLN langsung memutus sambungan arus listrik untuk menghindari resiko saat proses evakuasi perbaikan.

BACA JUGA :  Insiden Speed boat Sungai Sebangau, Dandim 1011/ Kapuas Meninggal

Perbekel (Kepala Desa) Darmasaba, IB Surya Prabhawa Manuaba, Senin (10/2) membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga menerima informasi selain pohon tumbang, ada sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah, termasuk merajan hancur, tembok dan tiang listrik roboh.

“Benar, angin kencang itu menyebabkan kerusakan rumah dan tiang listrik serta pohon tumbang,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung, I Ketut Murdika mengatakan, setelah mendapatkan informasi lansung turun ke TKP melakukan proses penanganan bersama tim terpadu.

BACA JUGA :  PEMANDU WISATA AKHIRNYA DITEMUKAN KEADAAN MENINGGAL DUNIA

“Ada sebanyak delapan tiang listrik dan provider roboh akibat ditimpa pohon besar itu. Kami sudah lakukan proses evakuasi,” ujarnya.

Hingga malam proses penanganan masih dilakukan. Adapun pihak yang terlibat, sebanyak 10 orang petugas dari BPBD Bali, 15 orang BPBD Badung dan 25 petugas PLN.

“Kami menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa kembali terjadi kapan saja,” tutupnya.

Penulis : Soni

Editor: kaylla