Daerah

Noto Utomo Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Banjir dan Bagikan Bansos di Desa Bungah

×

Noto Utomo Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Banjir dan Bagikan Bansos di Desa Bungah

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gresik Noto Utomo saat membagikan paket sembako kepada warga Desa Bungah. (Foto: Rudi/ Sekilasmedia.com)

Gresik, Sekilasmedia.com – Noto Utomo mendampingi Nila Yani Hardiyanti, Anggota DPR RI dari asal Fraksi PDI Perjuangan Dapil X Gresik Lamongan saat meninjau langsung banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Dusun Kaliwot Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, pada Senin (3 /3/2025).

Dalam kunjungan ini, legislator asal PDI Perjuangan juga membagikan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako, makan siap saji dan obat-obatan (terutama obat untuk penyakit kulit gatal-gatal).

Seusai acara, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Gresik Noto Utomo mengatakan banjir terjadi sejak kemarin dan hari ini sudah agak surut. Dan alhamdulillah, kami (Fraksi PDI perjuangan) mendampingi Mbak Nila Yani Hardiyanti anggota DPR RI menbagikan sembako dan nasi kotak siap makan, kemudian di situ ada obat-obatan.

” Karena ini juga perintah dari DPP bahwasannya fraksi harus turun kepada masyarakat yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gresik, saya ikut mendampingi Mbak Nila serta membagikan paket sembako,” ujarnya.

BACA JUGA :  Urus Administrasi Kependudukan di Gresik, Bisa Dilakukan di Tingkat Desa

Noto berharap mudah-mudahan malam ini, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo surut dan tidak kembali lagi. Sehingga aktivitas masyarakat bisa normal kembali.

Bantuan kali ini, menurut Noto Utomo, ada 250 paket berupa sembako, nasi kotak dan obat-obatan.

Sementara, Camat Bungah Izzul Muttaqin menjelaskan untuk wilayah desa yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Bungah ada dua desa yang parah yaitu Desa Bungah dan Desa Sukowati.

” Untuk warga terdampak di Desa Bungah meliputi Dusun Kaliwot dan Dusun Karangpoh. Sedangkan di Desa Sukowati wilayah terdampak di RT 1 RW 1,” tuturnya.

Sebagai langkah pencegahan, Camat Bungah menerangkan selama ini pihak Kecamatan Bungah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan BPBD, Kadinsos serta kepala desa setempat. Adapun bentuk koordinasinya sebatas hanya memberikan bantuan berupa makanan, minuman atau pakaian lainnya seperti pakaian bayi dan lainnya.

Kemarin bantuan yang di drop BPBD berupa makan siap saji, lauk pauk, biskuit dan pakaian bayi. Kalau dari Dinsos di drop dapur umum yang ada di Balai Desa Bungah.

BACA JUGA :  Sekda:berharap melalui kegiatan tersebut, PPID Pembantu dapat mengklasifikasian informasi Publik

Pada kesempatan lain, Kepala Desa Bungah Subakir mengungkapkan bencana banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo berlangsung selama 2 kali dalam 1 bulan ini. Untuk banjir kedua kali ini, terjadi sejak hari Kamis (27/2/2025) sampai sekarang.

” Yang terdampak ada 5 dusun, meliputi Kaliwot, Bungah, Karangpoh, Dukuh dan Nongkokerep. Total banjir itu merendam 310 rumah warga, 95 hektar area persawahan dan fasum ( musala, lapangan bola, JPD dan jalan lingkungan). Dimana ketinggian air rata-rata 30 cm di siang hari, kalau malam hari ketinggian air naik bisa mencapai 70-90 cm,” terangnya.

Atas bantuan yang diberikan kepada warganya ini, Kepala Desa Bungah menyampaikan terima kasih.

” Terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Nila Yani Hardiyanti dan Pak Noto Utomo yang telah membantu meringankan beban warga akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo,” pungkas Kades Subakir.

Penulis : Rudi
Editor : Kaylla