Purwakarta, sekilasmedia.com— Sebanyak 741 calon jemaah haji asal Kabupaten Purwakarta mengikuti Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten yang digelar di Masjid Agung Baing Yusuf, Sabtu (19/04). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan keberangkatan menuju Tanah Suci tahun 1446 H/2025 M.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri berbagai tokoh penting seperti Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, Forkopimda Purwakarta, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Norman H. Nugraha.
Dalam sambutannya, Sekda H. Norman Nugraha menjelaskan bahwa Ibadah Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh umat Islam yang mampu secara fisik, finansial, serta memiliki kesiapan mental dan administratif.
“Ibadah haji adalah kunjungan ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah tertentu, termasuk wukuf di Arafah pada waktu tertentu, dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Ini adalah ibadah yang minimal dilakukan sekali seumur hidup,” terangnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan manasik sebagai bekal pengetahuan bagi para jemaah.
“Manasik haji adalah hak yang tidak bisa diabaikan. Ini menjadi sarana pembelajaran agar ibadah berjalan tartil sesuai syariah. Dengan mengikuti manasik, calon jemaah akan lebih siap secara ruhani maupun teknis,”
Bahwa tahun ini jemaah terdiri dari 741 jemaah reguler dan 13 petugas, dengan sebaran usia yang cukup menarik.
“Jemaah termuda berusia 20 tahun, sementara yang tertua 85 tahun. Ini mencerminkan semangat ibadah dari seluruh lapisan masyarakat”
Daftar tunggu jemaah haji di Purwakarta saat ini mencapai 15.967 orang, dengan estimasi keberangkatan hingga tahun 2047. Pada tahun ini, jumlah jemaah didominasi oleh perempuan sebanyak 385 orang, sementara laki-laki berjumlah 366 orang.
Dengan pembekalan manasik yang komprehensif, para calon jemaah haji Purwakarta diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali sebagai haji yang mabrur, menjadi teladan di tengah masyarakat