Denpasar,Sekilaasmedia.com –
Kabar gembira bagi masyarakat Bali, karena pada awal 2026 nanti akan ada 10 unit bus berbasis energi listrik mengaspal di jalanan kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan).
Kesepuluh bus listrik tersebut merupakan hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Korea Selatan (Korsel), kepada Pemprov Bali.
Terkait konsepnya, Pemprov Bali telah merancang sesuai dengan kondisi pulau dewata, yaitu mulai dari ukuran hingga warna.
Pada penyerahannya Kamis (10/4/2025), Wakil Menteri Lingkungan Hidup Korsel, Lee Byung Hwa membawakan satu unit bus listrik berukuran 12 meter, yang mana sisanya menyusul.
Gubernur Bali Wayan Koster, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya dan menyampaikan terimakasih. Dikatakan bahwa hibah bus ini merupakan percontohan (pilot project).
Terhadap desain ukurannya nanti diperkecil menjadi 8 meter. Itu disesuaikan dengan jalan jalan di Bali. Sedangkan harga 10 bus termasuk baterainya senilai Rp 75 miliar.
“Semua ini gratis diberikan Republik Korsel kepada Pemprov Bali. Ini baru hanya diberikan untuk Bali sebagai percontohan,” katanya.
Untuk ke 10 bus, saat ini masih dalam tahap pemesanan dan diperkirakan baru selesai 7-8 bulan ke depan, sehingga awal 2026 baru bisa beroperasi sebagai bus Sarbagita.
“Nanti rutenya sama seperti bus Trans Sarbagita, yang diprioritaskan untuk jalur jalur ramai,” ungkapnya.
Menurut Koster, ini bukan sekedar proyek tapi pengakuan dunia. Dimana Korsel memberikan hibah pada Pemprov Bali, karena menganggap Bali sebagai provinsi yang berhasil menerapkan kebijakan ramah lingkungan.
Terlebih lagi Bali memiliki Pergub Bali No 45 tahun 2019 tentang Bali energi bersih. Termasuk juga Pergub Bali No 48 tahun 2019 tentang penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.
“Kebijakan ini juga dikembangkan di Korea. Jadi di Indonesia baru Bali yang menerapkan kebijakan ini, makanya diberikan hibah,” ucapnya.
Koster menambahkan, bahwa Bali perlu merubah pola transportasi dari kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil ke kendaraan listrik.
Penulis : Soni
editor: Kaylla