Nasional

Penantian Panjang Warga Dusun Gembrong Desa Japanan Mojowarno Jombang Untuk bisa Menikmati Jalan Mulus, Sepertinya Akan Sedikit Terobati

×

Penantian Panjang Warga Dusun Gembrong Desa Japanan Mojowarno Jombang Untuk bisa Menikmati Jalan Mulus, Sepertinya Akan Sedikit Terobati

Sebarkan artikel ini
Penantian Panjang Bakal Terwujud, Jalan Rusak Parah di Gembong Mojowarno Segera Dibangun

Jombang,Sekilasmedia.com-Kerusakan jalan di Dusun Gembrong Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Jombang terlihat masih memprihatinkan. Ketika dusun dan desa lain sudah dapat menikmati kenyamanan, ketika berkendara di jalan kampung yg cukup baik. Pemandangan sebaliknya terlihat jelas di Dusun Gembrong. Jalan rusak cukup parah menghiasi Dusun Gembrong yg terletak cukup jauh, sekitar 1 kilometer dari jalan poros Japanan – Mojodhuwur Kec. Mojowarno. Melewati areal persawahan dan perkebunan warga, hampir disepanjang jalan didusun tersebut sulit dijumpai aspal dalam kondisi baik. Sebagian besar sudah menjadi tanah berkerikil. Hal ini telah lama dikeluhkan warga karena merasa susah ketika harus beraktifitas keluar masuk kampung.Menurut Kades Japanan Junaidi Catur Wicaksono, hal ini sudah diajukan kepada Pihak terkait agar mendapat perhatian. Dan jalan Dusun Gembrong merupakan Prioritas pembangunan untuk saat ini.”Saya sudah membuat Proposal kepada Dewan pada tahun 2024 lalu, agar pembangunan jalan Dusun Gembrong bisa cepat di Realisasi, menurut informasi sudah di ACC tinggal menunggu pengerjaan ” paparnya pada Selasa ( 08 April 2025 ).”Jika tidak akhir bulan 4 ya awal bulan 5 2025 ini ” lanjutnya. Ketika disinggung mengenai penyebab kerusakan tersebut. Hal itu disebabkan karena mulai tahun 2019 awal, ketika yg bersangkutan mulai menjabat. Segala bentuk kegiatan yg menyebabkan terjadinya kerumunan harus dihentikan termasuk pembangunan. Sampai pada tahun 2024 kemaren baru diberikan kelonggaran kembali. Itupun terdapat pemangkasan pada anggaran dana desa sebesar 20%. Sehingga tidak dapat dialokasikan untuk pembangunan jalan dusun. Apalagi setiap dusun meminta anggaran tersebut dibagikan secara merata, agar bisa dipergunakan untuk pembangunan di dusun masing – masing.”Selain itu sekitar 2 tahun terakhir, truk – truk besar pengangkut hasil perkebunan tebu yg berada di pinggiran hutan, juga ikut memperparah kerusakan jalan” dia menambahkan.Diwaktu terpisah, salah seorang warga juga menuturkan bahwa jalan diujung dusun menuju hutan, telah dilakukan pengukuran 2 kali oleh petugas PU.”Sepengetahuan saya sudah 2 kali dilakukan pengukuran, tapi ngga tahu dikerjakan kapan” katanya pada Sabtu ( 12 April 2025 ).”Menurut informasi yg saya ketahui akan dikerjakan sepanjang 200 meter, mungkin sebagai tahap awal ” imbuhnya .Penulis : Ahmad

BACA JUGA :  Solusi Isu Kewarganegaraan Ganda, Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

editor: kaylla